Sementara saat ini baru mencapai hampir 11 juta wisman yang berkunjung ke Indonesia. Angka tersebut dinilai tertinggal dengan negara-negara tetangga, seperti Singapura yang sudah dikunjungi 15 juta wisman dan Thailand dikunjungi lebih dari 23 juta wisman.
Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono mengatakan, pendirian Balkondes merupakan salah satu program dalam upaya pengembangan kawasan wisata sekitar Candi Borobudur. “Kami bersinergi dengan BUMN lain melalui BUMN hadir untuk negeri dan berkomitmen untuk turut mendukung pengembangan kawasan Borobudur, khususnya pembangunan Balkondes di 20 desa,” kata Edy.
Menurut Edy, program ini merupakan salah satu stimulan bagi masyarakat untuk memotivasi warga supaya bergerak mengembangkan kawasan wisata Borobudur yang kaya potensi. “Kami PT TWC dan BUMN sponsor ini hanya salah satunya,” ujar Edy.
Untuk menyambut wisatawan, kata Edy, masyarakat harus dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah dalam menghadapi pertumbuhan kunjungan wisatawan Borobudur, melalui pembangunan Balkondes dan penyediaan layanan kamar homestay .
Kemarin, Rini didamping Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Direktur Utama PT TWC Edy Setijono naik dalam satu andong, dari Balkondes di Desa Ngaran menuju Desa Tuksongo yang berjarak sekitar 2 kilometer. Selanjutnya, rombongan menuju Desa Kebonsari untuk meninjau potensi-potensi yang ada di desa tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.