Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Produk Tekstil Indonesia Kalah Saing dengan Vietnam

Dedy Afrianto , Jurnalis-Selasa, 06 Desember 2016 |20:09 WIB
Alasan Produk Tekstil Indonesia Kalah Saing dengan Vietnam
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indonesia saat ini berupaya menjalin kerja sama hubungan perdagangan bebas dengan kawasan negara lainnya. Pasalnya, kerja sama ini dapat meningkatkan nilai ekspor Indonesia, salah satunya adalah ekspor tekstil.

Hanya saja, ekspor tekstil Indonesia saat ini cukup tertinggal dibandingkan negara lainnya. Salah satunya adalah Vietnam.

Menurut Kepala BKPM Thomas Lembong, hal ini disebabkan karena Vietnam telah menjalin kerja sama perdagangan bebas dengan berbagai regional. Sehingga menyebabkan rendahnya tarif bea masuk yang dibebankan.

"Jadi ekspor dari Vietnam ke Eropa enggak kena tarif. Sementara ekspor kita kena tarif 10-17,5%. Jadi belum apa-apa kita sudah kalah tarif. Sementara perusahaan itu profit margin aja biasanya enggak sampai 10%. Jadi enggak mungkin kita tuntut industri kita turunin harga sebesar itu," jelasnya di Komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Untuk itu, lanjutnya, pemerintah harus mempercepat negosiasi kerja sama perdagangan bebas guna meraih pasar di negara lainnya. Selain itu, Indonesia harus menggenjot aspek fundamental yang dapat meningkatkan daya saing.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement