Maka, desain rumah ini pun memiliki dua lantai dengan semua ruangan utama berada di lantai dua. “Dengan mengangkat tinggi rumah di atas tanah, arsitektur rumah ini menjaga dan melestarikan karakter alami lanskap,” ujar founding partner 1100 Architect, Juergen Riehm kepada Dezeen.
By the way, yang tidak kalah keren dari rumah ini adalah penggunaan material yang memang ditujukan agar rumah bisa tahan terhadap angin topan dan badan yang sering terjadi di Okinawa.
Struktur beton pun diperkuat, begitu juga dengan kaca yang anti guncangan. Bahkan, kaca di sekeliling rumah ini bisa dilindungi oleh lapisan pelindung aluminium yang disembunyikan saat tidak dipakai.
Tertarik bikin rumah serupa di Indonesia? Tenang saja, angin di Indonesia belum sedahsyat seperti di Jepang, Tiongkok, atau Filipina kok.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.