Siasatnya ternyata benar ampuh mendongkrak penjualan Brothel Custom. Dianto mengaku untuk setiap kali kaus yang dengan desain isu terhangat bisa laku terjual 2 lusin dalam sehari.
Untuk kaus bertuliskan om telolet om dalam 3 hari sudah laku 30 kaus. Dianto mengaku masih akan terus menjual kaus om telolet om itu hingga fenomenanya pudar.
Untuk kaus isu dihargai Rp65 ribu per kaus. Sementara untuk kaus dengan desain sendiri dihargai lebih mahal. Untuk ukuran desain F4 Rp75 ribu sedangkan untuk ukuran A3 Rp90 ribu.
"Profit untuk kaus isu Rp15 ribu. Kalau custom lebih besar untungnya bisa Rp25-30 ribu. Tapi untuk kaus isu kan bisa sampai 2 lusin habis perhari," tuturnya.
Dianto mengau bisa mnegantongi omset perharinya hingga Rp1,5-2 juta, dengan profit setelah dikurangi biaya kaus dan operasional sekira Rp300-500 ribu. Jika dihitung per bulannya Dianto bisa mengantongi profit sekira Rp7,8-Rp13 juta. (dng)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.