Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intensitas Hujan Tinggi, Petani Bawang Merugi Puluhan Juta

Agregasi Kabar Cirebon , Jurnalis-Rabu, 08 Februari 2017 |14:47 WIB
Intensitas Hujan Tinggi, Petani Bawang Merugi Puluhan Juta
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

CIREBON - Tingginya insentitas hujan yang terjadi beberapa pekan ini membuat sebagian hasil pertanian seperti bawang terancam gagal panen. Hal tersebut dialami petani bawang di Desa Gebang Udik, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Karyono (40).

Ia mengatakan, menurunnya produksi bawang merah salah satu faktor utama tingginya intensitas hujan. “Saya dan kawan-kawan enggak bisa berbuat banyak. Tingginya curah hujan membuat panen para petani bawang di sini banyak yang gagal,” katanya seperti mengutip Kabar Cirebon, Rabu (8/2/2017).

Ia bersama para petani lainnya menanam bawang merah lokal yang harga di pasarannya sedang tinggi. “Dari Desember 2016, kami tanam bawang merah lokal. Seharusnya panen hari ini, tetapi hanya sebagian yang dapat di panen lalu sebagian lagi gagal,” ucapnya.

Akibat insentitas hujan yang tinggi ia merugi hingga Rp20 juta rupiah. “Padahal, bibit bawang yang saya beli jauh-jauh hari sebelum masa tanam harganya Rp40 ribu per kg,” ujarnya.

Tak hanya bibit, dia juga sudah mengeluarkan uang lebih dari Rp8 juta untuk pupuk maupun obat-obatan hingga membayar pekerja yang merawat tanaman bawangnya. “Saya menanam tiga kuintal bibit bawang. Dari jumlah itu, hanya memperoleh satu kwintal bawang yang dihargai Rp 10 ribu per kg,” ujarnya.

(Ranto Rajagukguk)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement