Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Teknik Pengusaha Mebel Antik di Kemang Raih Untung Besar

Dhera Arizona Pratiwi , Jurnalis-Senin, 13 Februari 2017 |12:24 WIB
Teknik Pengusaha Mebel Antik di Kemang Raih Untung Besar
Ilustrasi (Foto: Dhera Arizona/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Beberapa kawasan di DKI Jakarta, sudah banyak dikenal orang sebagai tempat berjualan mebel. Entah itu mebel baru ataupun bekas dan antik. Adapun kawasan-kawasan yang terkenal tersebut mulai dari Klender, Matraman, Manggarai, Kalimalang, hingga Kemang.

Salah satu kawasan yang terkenal adalah Jalan Kemang Timur Raya. Bisa terlihat toko-toko mebel baru atau antik skala kecil hingga skala menengah ke atas berjejeran di sepanjang pinggir jalan.

Nudin (37), pemilik bisnis mebel Rambu Ata Art & Furniture yang sudah menggeluti bisnis mebel baru maupun antik selama sembilan tahun mengatakan mebel-mebel bekas nan antik biasanya didapat dari hasil memburu ke beberapa komunitas pengumpul barang atau mebel antik dari luar Jakarta. Biasanya daerah tersebut berasal dari Jawa dan sekitarnya. Bahkan, tak ayal ada juga yang didapatnya dari Kalimantan dan Sulawesi.

Guna mempermudah dan mempercepat proses transaksi kepada para pengumpul mebel antik tersebut, Nudin memanfaatkan teknologi aplikasi chatting, WhatsApp. Dia menambahkan, ketika seorang pengusaha mebel antik sudah mendapat satu jaringan kepada komunitas itu, maka nanti dengan sendirinya akan mendapat jaringan komunitas lebih luas lagi.

"Saya hunting. Kalau ada informasi barang, kita lihat dulu, terus beli. Ada komunitasnya di mana saja, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, seperti Semarang, ada juga Yogyakarta, Magelang," ujarnya saat berbincang dengan Okezone di kiosnya, Jalan Kemang Timur Raya 17C, Jakarta, belum lama ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement