"Butuh 10-15 cabang waralaba untuk menghasilkan income yang sepadan. Harus sabar dalam bisnis waralaba," sarannya.
Setelah bisnis berjalan, bukan berarti pelaku usaha berhenti inovasi. Dia harus tetap lakukan inovasi dengan mempertimbangkan kecenderungan pasar.
Terakhir, pengusaha warabala harus dinamis. Mereka harus siap membuka diri apabila ada peluang perkembangan usaha.
"Waralaba bukan seperti bisnis biasa, harus punya manajemen baku, harus punya passion di bidang itu," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.