Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RAJA SALMAN: Sri Mulyani dan Menteri Bersiap Perkuat Koordinasi

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 28 Februari 2017 |10:54 WIB
RAJA SALMAN: Sri Mulyani dan Menteri Bersiap Perkuat Koordinasi
Foto: Kurniasih/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud akan mengunjungi Indonesia pada tanggal 1 hingga tanggal 9 Maret 2017. Kunjungan ini adalah kunjungan bersejarah setelah 47 tahun Raja Arab tak berkunjung ke Indonesia.

Rencananya, pada tanggal 1 hingga 3 Maret, Raja Arab akan berada di Jakarta dan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kunjungan ini sendiri akan menyertai 1.500 rombongan dan 25 pangeran beserta para investor.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, Presiden dan seluruh Menteri telah berkoordinasi untuk bisa ngambil memanfaatkan kedatangan Raja Arab. Namun dia tidak menjelaskan lebih jauh bentuk manfaat yang akan diincar pemerintah Indonesia.

"Presiden dan seluruh menteri sudah melakukan koordinasi untuk bisa memanfaatkan," singkatnya di Gedung Kemenkeu, Selasa (28/2/2017).

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengatakan, dari pihak Apindo hingga kini belum mendapatkan undangan untuk ikut dalam pertemuan tersebut.

"(Kedatangan Raja Salman) lebih kepada G to G, jadi pertemuan delegasi Raja Salman dengan pemerintah lebih G to G dan melibatkan BUMN kalau swasta apa yang kami konfirmasikan sampai tadi malam tidak diminta untuk ikut," kata dia di kantornya, Senin (27/2/2017).

Kendati demikian, Haryadi menyebut pengusaha yang diwakilkan Kadin Komite Timur Tengah telah melakukan komunikasi dengan delegasi Raja Salman. Namun pertemuan akan lebih bersifat bisnis dan di luar agenda resmi.

"Dari kadin bilateral timur tengah jadi kadin komite timur tengah mengambil inisiatif untuk b to b meeting tapi b to b nya sifatnya di luar agenda resmi," tukas dia.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement