Hampir semua produk asuransi pendidikan adalah asuransi unit link. Sejumlah dana/premi yang disetorkan nasabah akan digunakan sebagai dana investasi oleh perusahaan asuransi. Hal inilah yang kemudian memungkinkan nasabah untuk mendapatkan sejumlah penghasilan/keuntungan pada masa yang akan datang. Namun, sebagaimana dikatakan sebelumnya, setiap investasi yang dilakukan pasti akan memiliki sejumlah risiko, termasuk dalam produk asuransi pendidikan ini. Bisa saja pada waktu-waktu tertentu pasar sedang lesu dan nasabah kembali harus membayar sejumlah premi atas asuransi tersebut meskipun seharusnya berdasarkan ketentuan awal, yang bersangkutan telah bebas premi.
Selain itu, asuransi pendidikan juga tidak memungkinkan Anda untuk menyesuaikan besaran dana pendidikan yang akan dibutuhkan anak pada masa depan nanti. Produk ini dihitung berdasarkan jumlah premi yang Anda bayarkan, bukan jumlah kebutuhan. Anda juga tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal atas investasi ini karena Anda dikenakan sejumlah biaya pengelolaan yang cukup besar dari perusahaan asuransi.
Jika memilih untuk melakukan investasi pendidikan anak dalam reksa dana, Anda akan berpotensi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Nilainya akan ditentukan jenis reksa dana yang Anda pilih. Investasi ini bahkan lebih spesifik. Sebab Anda memiliki kesempatan untuk menyesuaikan jumlah investasi Anda dengan jumlah kebutuhan dana pendidikan anak pada masa yang akan datang. Anda leluasa dalam mengaturnya, termasuk dalam mengatur jangka waktu/masa investasi itu sendiri. Hal ini akan lebih memudahkan dan memberi Anda keleluasaan untuk mengatur target investasi Anda agar tepat sasaran.
Reksa dana memungkinkan Anda untuk memilih jenis investasi yang paling tepat dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak. Bila Anda akan mempersiapkan dana pendidikan anak untuk masuk SD empat tahun mendatang, Anda bisa memasukkannya ke dalam investasi jangka pendek (< 5 tahun). Artinya, pilihan instrumen investasi yang paling tepat untuk kebutuhan tersebut adalah reksa dana pasar uang. Sementara untuk kebutuhan pendidikan anak pada masa 5-10 tahun mendatang, Anda dapat memilih reksa dana campuran untuk investasi waktu jangka menengah. Kalau kebutuhan dana ini masih dalam waktu jangka panjang (>15 tahun), Anda dapat memilih reksa dana saham yang bisa memberikan keuntungan yang lebih besar.
Berbeda dengan asuransi yang menerapkan biaya yang cukup tinggi, yakni sekitar 15-30%, reksa dana bahkan menawarkan biaya yang jauh lebih kecil dari nilai tersebut, yakni hanya sebesar 0,5-2% saja. Ini tentu akan memengaruhi nilai investasi dana pendidikan yang Anda lakukan. Sebab dana investasi tersebut tentu lebih menguntungkan kalau dialokasikan ke dalam instrumen reksa dana.
Pada kenyataannya, hampir semua ahli keuangan menyarankan untuk mempersiapkan dana pendidikan melalui instrumen yang sesuai dengan kebutuhan dan jangka waktu pencapaiannya. Dan reksa dana lebih memenuhi kriteria tersebut. Meskipun saat ini anak Anda telah memasuki usia SD, Anda masih mungkin untuk merencanakan biaya pendidikannya dengan baik dan tepat. Lakukan sekarang agar masa depan anak terjamin nantinya.