Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cari Rumah? Cek Dulu 5 Tips Tentukan Pengembang Agar Tak Salah

Agregasi Cermati.com , Jurnalis-Sabtu, 08 April 2017 |10:19 WIB
Cari Rumah? Cek Dulu 5 Tips Tentukan Pengembang Agar Tak Salah
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Umumnya, masyarakat kita yang memerlukan tempat tinggal baru dan lebih layak untuk ditinggali akan mencari informasi lebih banyak tentang rumah tinggal ini kepada dua hal, yaitu kepada kontraktor dan juga pengembang. Keduanya sama-sama harus menjadi pertimbangan anda sebelum melakukan pembelian rumah. Pertimbangkan dan ketahui bagaimana reputasi mereka dilihat dari proyek-proyek yang pernah dibangun sebelumnya.

Saat ini sektor properti di Indonesia begitu mengalami kemajuan yang pesat, termasuk pembangunan properti di kota-kota kecil sekalipun. Peminat tempat tinggal baru yang nyaman sangat banyak,namun sebagai calon pembeli anda memang perlu berhati-hati jangan sampai salah memilih tempat tinggal karena mengacuhkan kontraktor atau pengembangnya. Masalahnya, rumah tempat tinggal ini akan dijadikan tempat tinggal dalam jangka waktu yang lama.

Berikut ini ada beberapa tips untuk memilih pengembang yang akan dibeli rumahnya:

1. Mencari Informasi Pengembang

Ada banyak cara untuk mencari informasi seputar pengembang. Anda bisa melakukan searching di internet lewat Google, dengan hanya mengetikkan nama perumahan atau pengembang di daerah atau kota anda. Jika memang pengembang tersebut memiliki proyek yang bagus dan disukai masyarakat, maka akan banyak berita positif yang memuat tentang produk pengembang ini. jika banyak hal positif yang mendukung pengembang tersebut, bisa jadi itu adalah pengembang yang tepat dan harus dipilih.

2. Cari Pengembang Yang Telah Berpengalaman

Pengembang yang berpengalaman tentu akan lebih diperhitungkan. Seperti halnya bekerja, kandidat yang lebih banyak pengalamannya tentu akan dipilih. Untuk pengembang, setidaknya ia sudah membangun 2-3 kali proyek perumahan dan sebelumnya terbukti berhasil dengan baik. Perhatikan apakah hunian yang dibuat penuh dan ramai, itu berarti hunian yang ditawarkan memang baik. rumah seperti ini juga cocok untuk Investasi.

3. Jika Pengembang Belum Teruji Reputasinya

Jika belum percaya dengan kinerja pengembang, maka sebaiknya anda memilih rumah yang sudah jadi saja dan juga sudah lengkap surat-suratnya.

4. Anggota Organisasi Yang Relevan

Pastikan pengembang yang bersangkutan adalah anggota organisasi yang diakui oleh pemerintah misalnya REI/apresiasi, agar anda bisa mencari informasi di organisasi tersebut. Anda juga bisa melihat di sana, apakah pengembang terkait sudah terdaftar atau belum dan bagaimana rekam jejaknya.

5. Untuk pengembang Kecil atau Perorangan

Pengembang kecil atau perorangan biasanya hanya menjual 1-4 unit rumah. Anda juga bisa memilih tempat tinggal lewat pengembang perorangan ini asalkan lokasinya memang strategis. Di sisi lain membeli rumah lewat pengembang kecil tidak usah terlalu mempermasalahkan soal KPR rumah, karena tidak ada garansi waktu kapan bangunan akan selesai sesuai jadwal. Pastikan IMB-nya sudah diurus dan sertifikatnya juga tidak bermasalah. Proses pembelian dan hak kepemilikannya juga akan melibatkan notaris dan pihak bank. Untuk menjaga keamanan antara pengembang dan calon pembeli, sebaiknya surat penting seperti SHM disimpan di notaris agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Pilih Pengembang Yang Sudah dikenal Baik Reputasinya

Agar proses pembelian rumah anda mudah dan memutuskan untuk membelinya dari pengembang, sebaiknya memilih pengembang yang reputasinya baik, sebab akan berpengaruh juga terhadap kepengurusan dokumen penting lainnya yang dibutuhkan. Semakin baik reputasi pengembangnya, semakin cepat proses yang anda jalani untuk mendapatkan rumah. (tro)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement