nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebijakan Menteri Susi Bikin Perompak Kebingungan, Kok Bisa?

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 10 April 2017 19:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 04 10 320 1663825 kebijakan-menteri-susi-bikin-perompak-kebingungan-kok-bisa-zgF6Ex7bm8.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – Aksi pembajakan yang dilakukan perompak Somalia kembali terjadi setelah vakum selama lima tahun. Para perompak itu menyita kapal tanker berbendera Sri Lanka beserta delapan orang kru kapal pada bulan Maret lalu.

Tiga hari berada dalam penguasaan para perompak, kapal tersebut akhirnya dibebaskan. Para perompak sudah meninggalkan kapal tanker yang sedang berlayar menuju Pelabuhan Bossaso. Pejabat Keamanan Somalia, Ahmed Mohamed, memastikan delapan orang kru masih berada di atas kapal tanker Aris 13 itu.

Merespons kembalinya ada perompakan, CEO Humpuss Intermoda Transportasi Tbk Theo Lekatompessy mengatakan, kebanyakan kapal yang mengalami perompakan adalah biasanya kapal-kapal dengan rute-rute menuju Afrika. Selain itu untuk di wilayah Indonesia, para perompak tersebut arahnya lebih kepada kapal-kapal yang melalui selat Malaka.

“Itu memang arahnya lebih banyak ke kapal kapal membawa bahan sekitar selat Malaka, kedua juga kapal-kapal yang rutenya ke Afrika. Selain itu tapi memang kalau kamu punya asuransi memang jarang kena perompakan,” katanya kepada Okezone di Jakarta, Senin (10/4/2017)

Theo menjelaskan, memang semenjak kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberantas kapal-kapal ilegal yang masuk, dan juga Kebijakan Menteri Keuangan yang menghapus subsidi BBM, kapal-kapal khususnya yang membawa minyak jarang terkena perompakan lagi.

“Kebijakan Menteri Susi memang bagus dengan memberantas kapal ilegal, otomatis tidak ada penadah-penadah gelap, sehingga para perompak juga bingung mau jual ke mana,” jelasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini