nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Humpuss Intermoda Kantongi Laba Bersih USD12,04 Juta

Selasa 12 Maret 2019 14:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 12 278 2028868 humpuss-intermoda-kantongi-laba-bersih-usd12-04-juta-Zo86a4YT2A.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS)pada akhir Desember 2018 mencatatkan laba bersih USD12,04 Juta atau naik 72% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang tercatat rugi bersih sebesar USD7,004 juta.

Sementara pendapatan emiten pelayaran ini tercatat sebesar USD81,8 juta atau naik 20,8% dibandingkan akhir Desember 2017 sebesar USD67,7 juta. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami kenaikan 34,75% dari USD38,8 juta menjadi sebesar USD52,38 juta. Adapun kewajiban perseroan tercatat sebesarUSD144,01 juta atau naik 7,43% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar USD134,04 juta.

Baca Juga: Humpuss Beli Kapal LPG Tanker Harganya USD7,7 Juta

Kemudian ekuitas perseroan tercatatsebesarUSD53,34 juta atau naik 28,49% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar USD41,51 juta. Sedangkan aset perseroan tercatat sebesarUSD197,35 juta atau naik 12,41% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesarUSD175,55 juta. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 20% year on year (yoy).

Direktur Utama HITS Budi Haryono pernah bilang, target tersebut sesuai dengan pertumbuhan pendapatan perusahaan di tahun 2018 yang diperkirakan mencapai 20%. Maka untuk memenuhi target tersebut, salah satu strategi yang akan diambil perusahaan adalah dengan melakukan diversivikasi pendapatan. Saat ini perusahaan tengah mengembangkan bisnis floating storage untuk produk gas.

Saat ini proyek regasifikasi terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU) sudah ada yang bernama Jawa 1 di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas 170.000 meter kubik (m3) oleh PT Jawa Satu Regas. Dan, dua lainnya ada di Lampung serta Tajung Benoa. “Utilisasi dari FSRU baru sekitar 60% sampai 70%. Jadi masih banyak ruang untuk tumbuh. Ini produk untuk gas, jadi dari Bontang bawa gas dan gas di tampung di floating storagedan di regasifikasi kemudian di supply kembali,” ujar Budi dilansir dari Harian Neraca, Selasa (12/3/2019).

grafik

Penyediaan kapal baru pun masih akan menunggu dari kontrak baru FSRU yang saat ini masuk dalam proses tender. Perseroan juga menargetkan investasi di tahun 2019 mencapai USD62 juta. Adapun investasi tersebut meningkat dari realisasi investasi tahun 2018 yang berjumlah USD19,7 juta.

Menurut Budi, realisasi investasi yang berhasil dihimpun oleh HITS terdiri atas investasi dua kapal, yaitu oil tanker sebesar USD8,7 juta dan LPG tanker sebesar USD11 juta. Selain investasi kapal, di tahun 2018 HITS juga meraih investasi LNG sebesar USD20 juta.“Rencana investasi tahun 2019 meliputi LNG sebesar USD25 juta, oil tanker sebesar USD10 juta, chemical tanker sebesar USD5 juta, dan dredging sebesar USD22 juta,” ungkapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini