Image

Jasa Marga Dukung Holding BUMN Konstruksi

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 21 April 2017, 17:30 WIB
https img z okeinfo net content 2017 04 21 470 1673607 jasa marga dukung holding bumn konstruksi gQv8cDyHau jpg Ilustrasi: Shutterstock

SLEMAN - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi pemain kelas dunia. Apalagi dengan dirilisnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada BUMN sebagai payung hukum pembentukan holding BUMN.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, beleid tersebut menjadi salah satu bekal pemerintah menyusun langkah strategis terhadap 118 perusahaan plat merah yang saat ini modalnya dikuasai pemerintah pusat.

“Kami BUMN berkomitmen untuk menerapkan strategi yang dirancang pemerintah dengan mendukung pembentukan holding,” ujarnya di Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/4/2017).

Sejak digulirkan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Agustus 2016, rencana pembentukan holding terus dimatangkan. Pembentukan holding diharapkan Presiden bisa memperkuat daya saing BUMN untuk memenangkan persaingan di kancah global seiring dengan berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Desi menambahkan, secara bertahap Jasa Marga juga berkonsolidasi dengan BUMN lain yakni Hutama Karya, Wijaya Karya, Waskita Karya, Indra Karya, dan Yodya Karya dalam holding BUMN Konstruksi.

Konsolidasi tersebut bertujuan merealisasikan Nawa Cita butir ke-6 dan 7, yakni BUMN harus bisa meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional, sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa Asia lain. Di sisi lain, dalam Nawa Cita, BUMN juga harus bisa mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi dan domestik.

Menjadi perusahaan kelas dunia bukan misi yang mudah, tantangan sudah menanti di depan. Menurut, Desi, selain harus kaya inovasi, BUMN juga harus memberikan pelayanan prima sebagai modal utama bersaing di kancah persaingan global. Sinergi juga menjadi strategi Jasa Marga untuk mengejar target bisnisnya.

“Dalam rantai nilai Jasa Marga, seluruh proses jalan tol itu bersinergi dalam operasi, konstruksi dan terutama dalam hal pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara,”ujarnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini