Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Yuk Usaha Bunga Kering Imitasi, Balik Modal dalam Sebulan

Fakhri Rezy , Jurnalis-Sabtu, 06 Mei 2017 |05:11 WIB
INSPIRASI BISNIS: Yuk Usaha Bunga Kering Imitasi, Balik Modal dalam Sebulan
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sampai kapan pun bunga akan menjadi simbol keindahan dan kecantikan. Kini bunga kering banyak dipakai mengingat bunga asli yang mudah layu dan cukup sulit pemeliharaannya.

Hiasan bunga kering dibuat dari berbagai bahan alami, seperti kulit jagung dan mangga laut. Ranting dibuat dari pohon mahoni dan pinus. Dengan diberi sentuhan seni, melalui proses pengeringan dan pengeleman, berbagai bahan alami tersebut diolah menjadi booklet bunga yang indah.

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis

Selain untuk pelengkap dekorasi ruangan, bunga juga banyak dimanfaatkan orang untuk kepentingan tertentu, misalnya Hari Valentine atau momentum khusus lainnya seperti ulang tahun, pernikahan, dan lain-lain. Kebutuhan konsumen akan bunga bisa dipastikan tidak akan redup, di sinilah peluang untuk berbisnis terbuka. Apakah kamu tertarik berbisnis bunga kering?

B. Memulai Bisnis

Ada beberapa hal yang bisa kamu ikuti ketika akan memulai usaha ini.

1. Munculkan kreativitas dan keahlian merangkai bunga kering.

2. Miliki ketekunan dan ketelitian mengolah bahan.

3. Ketahui aneka jenis bahan pembuat bunga.

4. Mencari informasi bahan-bahan pembuat bunga yang berkualitas baik dengan harga yang kompetitif agar dapat dijual dengan harga bersaing.

5. Bahan yang dibutuhkan di antaranya bunga, kertas koran, tali pengikat, gunting, pasir putih/kassa, hairspray, dan dus. Bunga yang bisa dikeringkan banyak sekali macamnya, yang biasa atau mudah ditemui, misalnya dahlia, ros, zinnia (bunga kertas), lavender, helipterum, rumput-rumput, bunga-bunga liar (achillea, aconitum, allium, dan lain-lain), krissan, artemisa, dan masih banyak lagi.

C. Hambatan

Ketika menjalankan usaha ini ada beberapa hambatan yang mungkin akan kamu temui, di antaranya sebagai berikut.

1. Pemasaran. Jika tak gencar melakukan promosi, bisnis kamu kurang dikenal oleh orang lain.

2. Jika tidak kreatif dan inovatif, hasil kreasimu akan membosankan dilihat oleh konsumen. Usahakan mengeksplorasi bentuk bunga semenarik mungkin agar konsumen tertarik.

D. Strategi Bisnis

Berikut beberapa strategi dalam berbisnis bunga kering.

1. Buatlah seatraktif mungkin bunga yang kamu desain.

2. Setiap kali kamu mendapatkan keuntungan, jadikan modal untuk menambah varian bunga yang kamu miliki.

3. Catat nomor kontak para pelangganmu dan informasikan jika kamu memiliki jenis bunga baru.

E. Analisis Bisnis

MODAL AWAL

Peralatan:

 

Alat rangkai bunga

Rp500.000

Etalase

Rp1.000.000

Jumlah

Rp1.500.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp1.500.000 - Rp1.500) : 4 = Rp374.625 per tahun atau sama dengan Rp31.300 per bulan.

Perkiraan Laba per bulan:

 

 

Asumsi penjualan bunga 100xRp25.000

 

Rp2.500.000

Biaya-biaya:

 

 

Penyusutan peralatan

Rp31.300

 

Bahan-bahan

Rp100.000

 

Upah karyawan

Rp500.000

 

Transportasi

Rp100.000

 

Lain-lain

Rp200.000

 

Jumlah

 

(Rp931.300)

Laba bersih

 

Rp1.569.000

Perkiraan modal kembali dengan perhitungan berdasarkan penjualan 100 bunga @Rp25.000 = Rp1.500.000 : 1.569.000 = 1 bulan.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement