Share

Canda Menteri Basuki Minta Gubernur BI Tepuk Tangan

Dedy Afrianto, Jurnalis · Rabu 31 Mei 2017 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 31 320 1704079 canda-menteri-basuki-minta-gubernur-bi-tepuk-tangan-8AVuKMJAW2.jpg Foto: Dedy/Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyepakati untuk memperluas kerjasama dalam meningkatkan elektronifikasi di jalan tol. Elektronifikasi ini dilakukan untuk menciptakan Iayanan nontunai yang aman, cepat, dan efisien sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat dan operator jalan tol.

Dalam acara penandatangan nota kesepahaman ini, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo pun sempat memuji pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh Kementerian PUPR. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dinilai berhasil mengejar target pembangunan hingga ke daerah perbatasan.

"Kami sambut baik untuk tingkatkan sinergi dan daya saing ekonomi nasional. Derap pembangunan begitu luar biasa di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Salah satu kementerian yang memiliki pekerjaan adalah PUPR," kata Agus di Kantor Pusat BI, Rabu (30/5/2017).

Pernyataan Agus ini pun sontak dipotong oleh Basuki. Basuki pun secara spontan meminta hadirin bertepuk tangan atas pujian yang diarahkan kepadanya.

"Tepuk tangan Pak," kata Basuki yang disambut gelak tawa tamu hadirin.

Agus pun menanggapi guyonan dari Basuki ini. Menurutnya, pujian yang diberikan merupakan hasil โ€œrisetโ€ yang telah dilakukan oleh BI.

"Kami kalau menyatakan kalimat sangat pilih-pilih. Kalau kami katakan sangat membanggakan, itu sudah kami kaji," kata Agus yang kembali disambut gelak tamu hadirin.

Tak sampai di situ, guyonan kembali berlanjut ketiga Agus menyatakan keinginannya untuk bekerja di Kementerian PUPR mengingat banyaknya proyek yang akan dibangun. Secara spontan, Basuki kemudian berdiri dari tempat duduk ketika mendengar pernyataan Agus.

"Kementerian PU adalah yang menunjukkan kinerja pembangunan infrastruktur yang membanggakan. Dan lalu saya ada kesempatan saya tidak jadi ekonom, engineer saya ingin kerja di PU," kata Agus.

Guyonan antara kedua pejabat tinggi negara ini masih terus berlanjut. Terakhir Basuki kembali memotong penjelasan Agus saat membahas tentang perkembangan jalan tol.

"Saya tadi belum uji Pak Basuki. Jadi ketika Bapak itu bangun destinasi pariwisata yang baru. Jadi nanti semua bisa maju," kata Agus.

"Boyolali juga ada," celetuk Basuki.

Agus pun kembali meladeni candaan Basuki dengan mematikan mikrofon sang Menteri yang ada di sampingnya. Hal ini pun kembali menuai gelak tawa tamu undangan yang hadir.

"Termasuk Boyolali," ujar Agus.

Seperti diketahui, Agenda elektronifikasi jalan tol di Indonesia saat ini menjadi begitu penting mengingat sasaran akhir pengembangan jalan tol yang berupa penerapan multi lane free flow (MLFF), yaitu proses pembayaran tol tanpa henti, pengguna jalan tol tidak harus menghentikan kendaraan di gerbang tol. Tahapan menuju pengembangan MLFF tersebut harus didahului dengan terwujudnya perilaku pengguna jalan tol yang sudah terbiasa dengan pembayaran nontunai, antara lain dengan penggunaan kartu elektronik dan melalui sosialisasi bersama secara nasional. Selain itu, diperlukan pula infrastruktur pembayaran nontunai yang sudah terintegrasi antar ruas jalan tol.ย 

(kmj)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini