Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Kereta Tua, Inka Ganti 1.000 Gerbong hingga 2018

Dedy Afrianto , Jurnalis-Jum'at, 02 Juni 2017 |19:08 WIB
Banyak Kereta Tua, Inka Ganti 1.000 Gerbong hingga 2018
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Inka (Persero) mendapat pendanaan dari sindikasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Sarana Multi lnfrastruktur senilai Rp1,6 triliun. Pendanaan tersebut merupakan bentuk sinergi BUMN dalam rangka mendukung penguatan infrastruktur kereta api yang menjadi program prioritas pemerintah.

Menurut Direktur Utama Inka Agus H Purnomo, pendanaan sindikasi tersebut merupakan bagian dari kebutuhan Inka yang pada 2017 membutuhkan Rp7 triliun.

"Kereta kita ada kereta yang berusia 30 tahun. Jadi harus di-replacement. Totalnya 1.000 kereta. Tahap pertama 438. Lalu 500 lebih sisanya akan kita lanjutkan," tuturnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Di samping proyek pengadaan 438 kereta, Inka telah menyelesaikan pesanan 6 trainset (66 unit) kereta K3 Premium yang digunakan untuk mendukung angkutan Lebaran 2017. Dengan tambahan sarana tersebut, PT KAI mampu menambah seat (kursi).

"Target setiap bulan 30 kereta untuk ganti kereta yang lama. Akhir tahun 2018 akan selesai semua," jelasnya.

Seperti diketahui, Inka juga sedang menyelesaikan pembuatan 10 trainset KRL Bandara Soetta. Diharapkan pada akhir 2017 dapat diselesaikan sehingga bisa mempermudah transportasi dari wilayah pusat kota menuju Bandara Soetta. Untuk mendukung event Asian Games di Palembang, Inka juga sedang menyelesaikan pengerjaan 8 trainset LRT.

"Terkait LRT Jabodebek kita dukung bangun infrastruktur lebih besar lagi. Ini hal yang membanggakan karena Saya Indonesia, Saya Pancasila dan kami bangun Indonesia lebih baik lagi," imbuh Direktur Utama SMI Emma Sri Martini pada kesempatan yang sama.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement