Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SURVEI OKEZONE FINANCE: Mengukur Kemampuan Pemerintah Jinakkan Harga Barang dari Para Spekulan!

David Steven , Jurnalis-Rabu, 07 Juni 2017 |05:01 WIB
SURVEI OKEZONE FINANCE: Mengukur Kemampuan Pemerintah Jinakkan Harga Barang dari Para Spekulan!
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

11) Faisal, Ekonom Core

1. B Tidak

2. B Stok Kurang

3. B Tidak Setuju

4. Spekulan harus diawasi, karena kecurangan pedagang.

12) Nafan Aji, SHM

1. A Yakin

2. A Spekulan

3. A Setuju

4. Menjaga inflasi menjaga inflasi, 14% kategori aman.

13. David Sutyanto, SHM

1. A Yakin

2. A Spekulan

3. B Tidak Setuju

4. Pemerintah mengandalkan TPID untuk menjaga inflasi, langkah nyatanya melakukan oprasi pasar.

14) Muhamad Alfth, SHM

1. C Tidak Tahu

2. A Spekulan

3. B Tidak Tahu

4. Persediaan dicukupkan.

15) Gina Novrina, SHM

1. A Yakin

2. D Pedagang Nakal

3. B Tidak Setuju

4. Harus ditertibkan pedagang nakal, Stok barang dijaga karena faktor cuaca tidak bisa diprediksi.

16) Bima Setiaji, SHM

1. A Yakin

2. A Spekulan

3. B Tidak Setuju

4. Meningkatkan oprasi pasar, mencegah para oknum.

17) Aldian, Pengamat Ekonomi

1. A Yakin

2. B Stok Kurang

3. B Tidak Setuju

4. Pemerintah lebih aktif melaksanakan oprasi pasar terbuka.

18) Lana, Pengamat Ekonomi

1. A Yakin

2. B Stok Kurang

3. B Tidak Setuju

4. Pemerintah harus siapkan stok barang, awasi mafia (spekulan), bulog harus ditingkatkan

19) Edwin Sembayang, SHM

1. B Tidak

2. B Stok Kurang

3. A Setuju

4. Pemerintah nambah supply, pasokan harus disiapkan karena konsumsi masyarakat meningkat.

20) Djarot Wibowo, Pengamat Ekonom

1. B Tidak

2. B Stok Kurang

3. A Setuju

4. Seimbangkan antara kuantitas permintaan dengan kuantitas penawaran (produksi + stok).

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement