Image

Pasokan Sudah Terpenuhi, Masih Ada Masalah Listrik di Sumatera Utara

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 18:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 19 320 1720136 pasokan-sudah-terpenuhi-masih-ada-masalah-listrik-di-sumatera-utara-rIHQvZT2xh.jpg Ilustrasi: Reuters

MEDAN – Sistem kelistrikan Sumatera Utara (Sumut) saat ini telah memiliki pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik industri dan masyarakat.

Bahkan, sistem kelistrikan di Sumatera Utara telah memiliiki cadangan sekira 300 megawatt (mw) pasca-penambahan pasokan sebesar 240 mw dari kapal pembangkit listrik terapung asal Turki, Karadeniz Powership Onur Sultan yang beroperasi mulai Jumat 16 Juni 2017.

Meski pasokan telah cukup, pemadaman listrik masih terjadi di Sumatera Utara. Kondisi itu terjadi karena ada dua hal yang belum sepenuhnya bisa ditangani oleh PT PLN (Persero).

“Kita harus pahami bahwa ada tiga persoalan yang menyebabkan terjadinya pemadaman. Pertama adalah pasokan, lalu gardu, dan jaringan. Saat ini kita sudah selesai soal daya, makanya kita berharap masalah di gardu dan jaringan dapat segera dituntaskan. Saya harus akui masih ada pemadaman, tapi sudah jauh menurun,” kata Ketua Komisi VII DPR-RI, Gus Irawan Pasaribu saat mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Archandra Tahar, saat meninjau Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Medan Group di Labuhan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (19/6/2017).

Komisi VII DPR-RI sendiri, kata Gus Irawan, telah mendorong PT PLN agar segera melakukan perbaikan dan pembaruan instalasi tersebut. DPR, tegas Gus, siap untuk mendukung PT PLN dari aspek anggaran.

“Tentu saja kita siap (mendukung) kedatangan kapal ini juga kita yang menggagas. Kita butuh cepat mengatasi krisis listrik di Sumut. Jadi ini solusinya. PT PLN sendiri awalnya menolak karena alasan mahal. Tapi karena ini untuk masyarakat akhirnya PLN bersedia. Apalagi setelah saya menggalang suara dari teman-teman di Indonesia Timur. Di sana (Indonesia timur) juga ada. Tiga bahkan jumlahnya. Namun secara kapasitas yang di Belawan yang paling besar,” tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini