"Saat itu harga yang diberlakukan masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET)," kata dia.
Ia mensinyalir melejitnya harga gas LPG karena permintaannya yang meningkat. Selain itu, kenaikan ini juga disebabkan karena panjangnya rantai pendistribusian dari pangkalan ke pedagang eceran.
"Kami memastikan di pangkalan tidak terjadi kenaikan harga, karena kami terus memantau dan jika diketahui ada pangkalan yang 'bermain' akan ditindak tegas," ujarnya.
Ia menyebutkan, khusus di Kecamatan Sutera HET LPG 3 kilogram hanya mencapai Rp15.900 dan di Kecamatan Lengayang HET sebesar Rp16.100.
Pada kawasan lain, Wali Nagari Sambungo, Kecamatan Silaut yang merupakan wilayah paling ujung di kabupaten setempat, Sutoyo, menginformasikan tidak terjadi kelangkaan gas LPG 3 kilogram di daerah itu, harganya juga masih stabil. (ded)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.