Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Ngehits Lagi, Yuk Usaha Jual Sepeda!

Fakhri Rezy , Jurnalis-Minggu, 09 Juli 2017 |05:00 WIB
INSPIRASI BISNIS: <i>Ngehits</i> Lagi, Yuk Usaha Jual Sepeda!
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA – Sepeda merupakan salah satu sarana olah raga. Beberapa masyarakat Indonesia menjadikan bersepeda ini sebagai gaya hidup mereka.

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis

Bukan hanya sebagai sarana olah raga, melainkan untuk bekerja atau sekadar ngegowes bersama teman-teman. Banyak sekali jenis dan bentuk sepeda seperti sepeda gunung (mountain bike), rolat, dan sepeda lainnya.

Di beberapa daerah banyak pula muncul klub-klub sepeda seperti bike to work, bike to campus, mountain bike club, dan masih banyak lagi.

Bila anda datang ke wilayah tangerang, tepatnya di kawasan Lippo terdapat jalur khusus sepeda. Begitu juga jika anda datang ke salah satu kampus di Depok, Anda akan melihat jalur sepda di dalamnnya.

Hal ini menunjukan bahwa makin berkembang dan adanya dukungan dalam budaya bersepeda. Ada juga masyarakat yang mengistilahkan dirinya sebagai masyarakat bersepeda.

Apa yang anda pikirkan sekarang? Tunggu apa lagi, Anda bisa memulai bisnis ini sekarang.

B. Memulai Bisnis

Ada beberapa hal yang bisa anda perhatikan untuk memulai bisnis toko sepeda.

1. Tentukan pilihan tempat anda menjual sepeda.

2. Lengkapi pengetahuan anda terhadap jenis-jenis sepeda yang diminati masyarakat.

3. Pahami dan pelajari teknik perakitan sepeda.

4. Kenali pesaing-pesaing anda.

5. Persiapkan sarana promosi.

C. Hambatan Bisnis

1. Pesaing yang memang tokonya sudah banyak dikenalkan masyarakat.

2. Penggunaan sepeda tersingkirkan dengan penggunaan sepeda motor.

3. Kurangnya promosi mengakibatkan bisnis anda tidak akan berkembang.

D. Strategi Bisnis

1. Pilihlah tempat yang strategis.

2. Buatlah papan nama yang menarik untuk toko anda.

3. Lakukan promosi melalui kartu nama, leaflet, pamphlet, brosur atau melalui media internet. Abda bisa aktif dalam situs jejaring sosial atau forum-forum.

4. Lengkapi toko sepeda anda dengan spare part sepeda.

5. Anda bisa memberikan pelayanan tambahan di toko sepda anda seperti perawatan dan perbaikan sepeda konsumen, membuat katalog sepeda, konsultasi gratis seputar sepda dan lain sebagainya.

6. Jalin relasi dengan komunitas-komunitas sepeda. Jika diperlukan anda juga bisa bergabung dengan salah satu komunitas tersebut.

E. Analisis Bisnis

MODAL AWAL

Pengadaan sepeda 50 unit @Rp5.000.000

Rp25.000.000

Spare part

Rp10.000.000

Etalase

Rp5.000.000

Kursi

Rp3.000.000

Jumlah

Rp43.000.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp43.000.000-Rp1.500):4 = Rp10.749.625 per tahun atau sama dengan Rp895.850 per bulan.

Perkiraan Laba per bulan

 

 

Asumsi Rp300.000 dalam sehari, dikali 30 hari

 

Rp9.000.000

Biaya-Biaya

 

 

Penyusutan peralatan

Rp895.850

 

Sewa Tempat

Rp1.000.000

 

Listrik

Rp700.000

 

Promosi

Rp300.000

 

Gaji Karyawan (2 orang)

Rp2.000.000

 

Lain-lain

Rp500.000

 

Jumlah

 

(Rp5.395.850)

Laba Bersih

 

Rp3.604.150

Perkiraan modal kembali: Rp43.000.000:Rp3.604.150 = 12 bulan.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement