Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Reformasi Agraria! 2 Hektare Tanah Perhutanan Sosial Dibagikan ke Masyarakat Bulan Depan

Giri Hartomo , Jurnalis-Selasa, 25 Juli 2017 |14:50 WIB
Reformasi Agraria! 2 Hektare Tanah Perhutanan Sosial Dibagikan ke Masyarakat Bulan Depan
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menciptakan pemerataan di semua daerah yang ada di Indonesia melalui program reforma agraria. Dalam program reformasi agraria tersebut, ada dua model yang menjadi andalan yang pertama adalah Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan Perhutanan Sosial.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dalam waktu dekat akan membuka akses salah satu model dari reforma agraria yaitu model perhutanan sosial. Perhutanan sosial tersebut akan mulai dibuka aksesnya langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Agustus 2017.

"Paling lambat akan ada launching Minggu depan.Tapi katakanlah Agustus kami mulai dan presiden itu akan meresmikan satu persatu lokasinya. Minggu ini ke sini, Minggu depan ke mana," ujarnya dalam keynote speech-nya dalam acara ‘Mendorong Skema Bisnis Kluster’ di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Menurut Darmin, pemerintah telah mengindentifikasi daerah dan masyarakat yang berhak menerima perhutanan sosial. Sehingga nantinya bagi keluarga dan daerah yang sudah teridentifikasi akan mendapatkan tanah 2 hektare (ha) milik Menteri Kehutanan untuk dikelola secara kluster.

"Mana yang paling siap sudah diidentifikasi. Itu rakyat yang memuji syarat sudah teridentifikasi," kata Darmin

Adapun daerah yang akan menjadi prioritas utama adalah Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng). Setelah itu barulah Jawa Barat termasuk Karawang.

"Di Karawang jadi tapi itu bukan prioritas awal. Prioritas awalnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah baru masuk ke Jawa Barat," pungkas Darmin.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement