Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menko Luhut: Porsi Kepemilikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masih Dikaji

Dedy Afrianto , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |20:04 WIB
Menko Luhut: Porsi Kepemilikan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Masih Dikaji
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah berencana mengubah porsi kepemilikan Indonesia dalam konsorsium kereta cepat Jakarta-Bandung. Saat ini, porsi kepemilikan pada konsorsium adalah sebesar 60%:40% antara Indonesia dengan China.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan porsi kepemilikan pada konsorsium kereta cepat Jakarta-Bandung rencananya akan mengalami perubahan. Perubahannya pun mencapai 10:90 antara Indonesia dengan China.

 Baca juga: Soal Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Menteri PUPR: Presiden Sudah Oke, Preferensinya Jepang

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro menampik adanya perubahan porsi pada konsorsium kereta cepat Jakarta-Bandung. Saat ini, porsi konsorsium masih berada pada kisaran 60%:40%.

"Enggak, enggak ada itu (perubahan porsi kepemilikan pada konsorsium)," kata Rini saat ditemui usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/7/2017).

Namun, menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Luhut Binsar Pandjaitan, perubahan porsi kepemilikan konsorsium kereta cepat Jakarta-Bandung ini masih dalam tahap kajian. Kajian ini ditargetkan rampung pada pekan depan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement