nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

JK: Apabila Tidak Diinvestasikan, Dana Haji Bisa Kena Inflasi

Zulfikarnain, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 17:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 28 20 1745840 jk-apabila-tidak-diinvestasikan-dana-haji-bisa-kena-inflasi-pwhJqblq6d.jpg Ilustrasi: (Foto: Antara)

MAKASSAR - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan dana simpanan calon jamaah haji yang nilainya mencapai Rp90 triliun bisa dioptimalkan untuk mendorong pembangunan.

 Baca juga: Tiru Malaysia, Dana Haji Diusulkan Dapat Biayai Proyek Infrastruktur

Sebab, kata JK, dana sebesar itu bisa terkena inflasi, terlebih lagi ongkos haji tersebut dibayarkan dengan mata uang dolar AS, yang nilainya selalu berubah sesuai kurs.

"Kalau tidak diupayakan (investasikan), ongkos haji bisa kena inflasi. Pembayaran ongkos haji hari ini menggunakan dolar, 20 tahun ke depan juga menggunakan dolar. Karena itu sebaiknya diinvestasikan ke proyek yang menguntungkan," kata JK usai mengikuti Milad Ke-54 Universitas Muhammadiyah Makassar dan pemberian pin tanda kehormatan, Jumat (28/7/2017).

Wakil Presiden Jokowi itu menambahkan, ongkos haji itu bisa diinvestasikan ke bidang infrastruktur, seperti jalan tol. Karena, keuntungannya bisa melebihi dari angka inflasi.

"Ini sudah dilakukan oleh negara Malaysia, mereka berani menempatkan dana haji untuk perkebunan sawit dan jalan tol, meski memiliki risiko besar," imbuh JK.

Dalam setahun, JK mencontohkan keuntungannya mencapai 15%, angka itu lebih tinggi dari inflasi. Selain itu, investasi infrastruktur juga lebih aman ketimbang dibiarkan begitu saja.

Perolehan dana haji itu, merupakan uang muka jamaah yang mendaftar. Namun, baru akan diberangkatkan 10 hingga 35 tahun mendatang. JK pun berharap ongkos yang besarannya mencapai puluhan triliun itu, dapat memberikan nilai tambah, setelah diinvestasikan dalam sektor infrastruktur.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini