"Setelah itu untuk membayarkan kewajiban-kewajiban kita plus kebutuhan sehari-hari. Estimasinya 55% dari penghasilan," jelasnya.
Sedangkan bagi Anda yang sudah memiliki anak, apalagi lebih dari satu berarti yang diutamakan adalah biaya pendidikan anak. Jangan sampai biaya pendidikan dan kebutuhan anak selama sebulan sekolah sampai kekurangan. Selain itu biaya ongkos sehari-hari untuk kerja atau bensin mengantar anak sekolah jangan lupa untuk disisihkan.
"Untuk uang sekolah, beli buku, dan ongkos anak dan diri Anda sendiri jangan lupa. Jangan sampai akhir bulan ongkos Anda habis padahal masa gajian masih belum tiba," jelasnya.
Setelah dana-dana tersebut maka siapkan juga dana darurat jangan lupa, setidaknya 10% dari penghasilan bulanan. Setelah semua terpenuhi maka sisanya bisa dipakai untuk bersenang-senang atau belanja-belanja.
"Selebihnya masing-masing 10% disiapkan untuk dana darurat, untuk menambah pengetahuan kita, serta untuk bersenang," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.