Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat! Menko Darmin Launching Paket Kebijakan XVI Minggu Depan soal Investasi

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2017 |15:25 WIB
Catat! Menko Darmin <i>Launching</i> Paket Kebijakan XVI Minggu Depan soal Investasi
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2017 tercatat sebesar 5,01%. Angka ini sama dengan capaian di kuartal I 2017 dan lebih rendah dari pertumbuhan kuartal II 2016 sebesar 5,18%.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa capaian ini sudah bagus walau tidak sesuai dengan prediksi pemerintah.

"Jadi secara keseluruhan ya pertumbuhan ekonomi kita tidak jelek. Walaupun tidak sebagus yang diharapkan," ungkap Menko Darmin di kantornya, Selasa (8/8/2017).

Baca Juga:

15 Paket Telah Meluncur, Menko Darmin: Akan Ada Paket Regulasi Besar Sebelum 17 Agustus

Panggil Sri Mulyani, Menko Darmin Bahas Implementasi Paket Kebijakan Jilid XV

Menurut Darmin, salah satunya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah dari investasi yang harus lebih digenjot. Pasalnya pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi sebesar 5,8% hingga akhir tahun padahal investasi hingga kuartal II 2017 baru tumbuh 5,35%.

Darmin mengatakan, untuk meningkatkan investasi maka pemerintah akan kembali mengeluarkan paket kebijakan 16 yang mengatur percepatan investasi yang akan di fokuskan kepada Kementerian atau Lembaga hingga pemerintah daerah untuk mempercepat konsumsi maupun investasi.

"Kami siapkan paket yang besar, mungkin minggu depan akan kami launching paket 16, paket besar-besaraan. Fokusnya mau percepat pelaksanaan investasi. Karena selama ini keluhannya paling-paling itu, deregulasi sudah banyak kok di lapangan masih ada," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement