Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani: Dana Desa Effect Belum Betul-Betul Optimal

Trio Hamdani , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2017 |18:54 WIB
Sri Mulyani: Dana Desa <i>Effect</i> Belum Betul-Betul Optimal
Foto: Trio Hamdani (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Belum optimalnya pemanfaatan dana desa dinilai sebagai salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh konsumsi belum begitu dirasa. Daya beli masyarakat, khususnya yang menengah bawah, masih cenderung rendah.

Oleh karenanya, untuk membenahi pemanfaatan dana desa agar mampu memacu konsumsi masyarakat, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai, perlunya fokus terhadap implementasi dana yang disalurkan ke masyarakat.

"Dari sisi konsumsi, kita fokus ke apa yang selama ini udah kita bisa, tetapi lebih kepada implementasi yang terus diakselerasi. Beberapa keinginan perkuat social spending harus benar-benar dilihat pada kapasitasnya," kata dia ditemui di Jakarta, Senin (8/8/2017).

Baca Juga:

Jokowi: Penggunaan Dana Desa Ini Efektif atau Tidak?

Awasi Dana Desa, Jokowi: Ini Terkait Uang yang Besar Sekali!

Untuk dana desa misalnya, Sri Mulyani mengaku jumlahnya tak sedikit. Namun sayangnya, dari besarnya anggaran yang dikucurkan, belum bisa dikelola secara baik. Padahal dana desa menjadi salah satu program yang efektif bila dijalani dengan baik.

"Dana desa bener-bener masuk ke desa, namun kalau kita lihat dampaknya belum betul-betul optimal, sehingga apakah dia meningkat konsumsi maupun investasi pada level yang akar rumput, ini menjadi sangat penting," lanjutnya.

Oleh karenanya, Sri Mulyani menambahkan, konsen yang harus dilakukan ke depannya adalah bagaimana cara mengoptimalkan dana desa yang masuk ke masyarakat. Sehingga kemampuan konsumsi masyarakat tumbuh.

"Dana desa sendiri kan bisa mencapai Rp60 triliun. Kalau dibandingkan anggaran untuk bansos (bantuan sosial) enggak sebesar itu. Seperti PKH (Program Keluarga Harapan) enggak sebesar itu. Jadi itu angkanya sebenernya bisa berada pada level bagaimana betul-betul bisa meningkatkan daya beli masyarakat," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement