Hal ini pun turut menekan penjualan retail di Indonesia. Keadaan inilah yang menyebabkan penjualan retail masih belum membaik sejak 2016.
"Kalau sudah begini kondisinya kan artinya pendapatan masyakarat secara umum memang mengalami perlambatan. Retail ini kan sebagai hilir. Otomatis dampaknya akan ke retail," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto mengatakan bahwa hingga saat ini daya beli Indonesia masih membaik. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan konsumsi masyarakat dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Konsumsi rumah tangga tumbuh signifikan 4,95% ini buktikan bahwa daya beli masyarakat masih kuat. Daya beli tidak turun masih tumbuh kuat," ujar Suharyanto di Kantor Pusat BPS, Senin 7 Agustus 2017.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.