Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selidiki Aliran Dana First Travel, PPATK Berencana Kontak Otoritas Intelijen Keuangan AS

Agregasi VOA , Jurnalis-Selasa, 29 Agustus 2017 |12:12 WIB
Selidiki Aliran Dana First Travel, PPATK Berencana Kontak Otoritas Intelijen Keuangan AS
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sudah menyerahkan laporan sementara analisa transaksi keuangan First Travel. Untuk melacak kasus ini lebih jauh, PPATK berencana menghubungi otoritas berwenang di Amerika dan Inggris, antara lain Financial Crimes Enforcement Network atau FinCEN.

Seakan menjawab pernyataan polisi yang mengatakan belum bisa melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan First Travel, agen perjalanan umrah yang dikomandoi Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, karena belum menerima laporan penelusuran transaksi keuangan agen itu dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK menyerahkan laporan tersebut kepada polisi.

Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan telah mengutus dua direkturnya untuk menyerahkan langsung laporan dimaksud kepada Direktur Tindak Pidana Umum Herry Rudolf Nahak.

Baca juga: Kasus First Travel, Polisi Sudah Kantongi Data 'Investor' di New York dan London

"Permintaan teman-teman Polri kepada kami baru diajukan tanggal 21 Agustus lalu. Tadi sore (Senin 28 Agustus 2017) dua orang direktur saya minta berkoordinasi dengan Dirtipidum Mabes Polri untuk menyerahkan hasil analisa PPATK. Jadi relatif waktu yang kami lakukan tidak terlalu lama, dari tanggal 21-28 Agustus, dipotong dua hari libur saat weekend. Sebenarnya waktu kasus ini mencuat kita sudah mulai menelusuri dan menganalisa. Rentang waktu yang kami lihat adalah mulai First Travel berdiri tahun 2011 hingga Agustus 2017. Rentang waktu yang panjang ini yang membutuhkan waktu lebih lama untuk menelitinya,” jelasnya.

PPATK & Polisi Indikasikan Aliran Dana ke New York dan London

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement