Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Boros! Atur Keuangan agar Tabungan Tak Menipis saat Libur Panjang

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Minggu, 03 September 2017 |06:05 WIB
Jangan Boros! Atur Keuangan agar Tabungan Tak Menipis saat Libur Panjang
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Hari Raya Idul Adha atau lebaran haji tahun ini jatuh pada hari Jumat yakni hari terakhir sebelum weekend. Sehingga libur lebaran haji ini juga disebut oleh sebagian orang sebagai liburan panjang (longweekend).

Liburan panjang ini juga dimanfaatkan sebagian orang untuk pulang kampung dan berkumpul bersama sanak saudara. Selain itu, ada juga yang memanfaatkan untuk berlibur keluar kota sehingga membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Tapi hati-hati, liburan ini juga membuat orang cenderung boros.

Baca juga: TRIK HEMAT: Tips Siasati Belanja Bulanan saat Harga Bahan Pokok Mencekik

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan hasrat liburan orang semakin bertambah karena bertepatan dengan hari gajian. Jika tak sadar diri, tanpa disadari uang gaji bisa habis untuk berlibur atau belanja. Namun ia mengatakan jika tak mau boros seharusnya sudah ada perencanaan sejak lama. Karena idul Adha bukan tiba-tiba datang.

"Ditambah sama abis gajian ya, cocok banget nih long weekend-nya. Sebenarnya keborosan ketika Idul Adha dapat diantisipasi karena ini adalah perayaan tahunan yang terjadwal, sehingga kita bisa anggarkan dari jauh hari. Apalagi bagi mereka kaum muslim yang memiliki tradisi idul kurban juga wajib pulang kampung," ungkap Andi kepada Okezone.

Baca juga: TRIK HEMAT: Mapan Syarat Mutlak Menikah, Apa Benar?

Selain itu, bagi umat muslim yang sudah terbiasa dan memang jika mampu bisa berkurban maka seharusnya anggaran sudah ada sejak lama. Sehingga tak akan berpengaruh dengan dana saat ini. Kecuali tidak ada persiapan tabungan tapi ingin berkurban sehingga mengorbankan dana saat ini. Hal itu lah yang tidak boleh dilakukan.

"Kalau Idul Adha kan bagi muslim yang mampu diminta untuk berkurban hewan minimal berupa kambing. Bila ternyata memang anggarannya terbatas hanya cukup untuk membeli hewan kurban saja,” ucapnya.

Baca juga: TRIK HEMAT: Mandiri Secara Finansial, Gimana Caranya Ya?

Dia menyarankan, bila tidak memiliki cukup uang sebaiknya tak memaksakan diri berlibur atau pulang kampung. Hanya saja, bila pulang kampung sudah menjadi tradisi, Anda harus lebih disiplin dalam mengatur keuangan.

“Kalau memang tradisinya wajib pulang kampung, maka kita harus disiplin menyisihkan penghasilan kita untuk ditabung sebagai persiapan beli hewan kurban plus pulang kampung," tukasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement