Wah! Bahu Jalan di Tol Jakarta-Cikampek Jadi 'Jalur' Khusus untuk Angkutan Umum

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 04 September 2017 10:27 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 04 320 1768742 wah-bahu-jalan-di-tol-jakarta-cikampek-jadi-jalur-khusus-untuk-angkutan-umum-EGXrT28mnu.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pengelola dan Transportasi Jabodetabek terus mendorong perpindahan dari angkutan pribadi ke transportasi massal. Salah satu langkah yang dilakukan yakni uji coba penerapan Jalur Khusus Angkutan Umum (JKAU) dari Bekasi Barat hingga Bundaran Senayan pada Sabtu 2 September 2017.

Hal ini dilakukan lantaran kemacetan yang terus terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek khususnya dari Bekasi hingga Cawang yang telah berdampak buruk pada terhambatnya arus barang dan penumpang setiap pagi serta sore hari.

Jalur tersebut kini sempit karena adanya proyek infrastruktur yang sedang dikebut oleh Pemerintah seperti Light Rail Transit (LRT), Jalan tol Jakarta-Cikampek Eleveted dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Baca Juga: Giring Masyarakat dari Mobil Pribadi ke Angkutan Umum, Menhub: Jangan Hanya Fokus di Jakarta

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, ujicoba JKAU ini dilakukan agar pengendara kendaraan pribadi mau beralih ke transportasi massal. Dengan demikian kepadatan kendaraan pribadi yang terjadi di ruas tol dari Bekasi hingga Cawang bisa terurai.

"Uji coba terakhir ini dilakukan setelah ujicoba sebelumnya pada 27 Juli hingga 3 Agustus. Hasilnya, positif. Hanya perlu perbaikan yang sifatnya lebih teknis di lapangan," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (4/9/2017).

Baca Juga: Pelayanan Buruk! Subsidi Transjakarta Dipangkas Rp2,7 Miliar

Adapun uji coba JKAU dilakukan dari Bekasi Barat (Megamall) hingga Bundaran Senayan dan begitu juga sebaliknya. Di mana pada pagi hari dilakukan pada pukul 05.30 WIB-06.30 WIB, kemudian pada sore hari pada pukul 17.00 WIB-19.00 WIB.

Menurut Bambang, berdasarkan survei BPTJ, JKAU akan menggunakan ruang di bahu jalan yang di beri perkerasan jalan. Selain itu, karena alasan teknis, pada tahap ini ruang JKAU tidak bisa dibatasi dengan pembatas jalan beton. Itu berarti nantinya pembatas jalan hanya berupa marka jalan biasa.

"Adapun mengenai waktu penerapan (JKAU) nanti akan diumumkan oleh Bapak Menteri Perhubungan," imbuhnya.

Baca Juga: 'Janji Manis' Organda: Tingkatkan Kualitas Angkutan Jalan Raya

Bambang menuturkan, untuk rute JKAU dari Bekasi, bus akan berhenti untuk menurunkan pengguna di Halte Komdak, Polda Metro Jaya, Gelora Bung Karno, Bundaran Senayan, Plaza Senayan dan Bursa Efek Indonesia.

Sebaliknya, dari Senayan bus akan masuk pintu Tol Semanggi kemudian keluar di Bakasi Barat (Megamall). Sebagaimana terlihat pada uji coba, maka diharapkan dengan menggunakan JKAU, waktu tempuh pada rute tersebut yang tadinya lebih dari 1 jam 45 menit menjadi 1 jam 15 menit.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini