Image

Batal Dibuka Jokowi, Mendagri Resmikan Rakornas dan Pameran REI 2017

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 12:30 WIB
https img o okeinfo net content 2017 09 14 470 1775737 batal dibuka jokowi mendagri resmikan rakornas dan pameran rei 2017 1h9eKcDucK jpg Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Real Estate Indonesia (REI) 2017 sekaligus Pameran Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 di ICE BSD, Serpong.

Mendagri menilai bahwa pembangunan perumahan, khususnya yang diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) membutuhkan peran dari swasta, dalam hal ini pengembang properti. Untuk itu, pemerintah mesti memberikan kemudahan untuk swasta membangun.

"REI yang saya cermati saat era saya masuk DPR cukup strategis posisinya. Tahun ke tahun REI ini antara ada dan tiada, tidak diperhatikan oleh pemerintah," kata Tjahjo di ICC BSD, Serpong, Kamis (14/9/2017).

Oleh karenanya, dia meminta agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bisa melakukan sinkronisasi kebijakan agar tidak menyulitkan pihak swasta dalam melakukan pembangunan, terutama pembangunan perumahan yang ketersediaannya semakin dibutuhkan.

"Pemerintah Pusat dan Daerah tidak hambat orang kerjasama dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Sekarang banyak swasta yang ingin membangun tapi banyak hambatan perizinan," jelasnya.

Mendagri meminta pula agar dalam Rakernas REI 2017 ini para pengembang yang tergabung dapat memperkuat konsolidasi dengan pihak perbankan dan pemerintah dari pusat hingga daerah. "Mohon acara kali ini ada konsilidasi. REI tidak bisa jalan kalau tidak ada bank dan peran pemerintah," paparnya.

Terakit pameran properti ini, berdasarkan rencana akan diadakan selama 14-24 September 2017, di Indonesian Convention and Exibition (ICE) BSD. Pembukaan gelaran ini dihadiri selain oleh Mendagri juga dihadiri Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Dengan adanya acara ini diharapkan mampu mendukung program pembangunan 1 juta rumah murah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), lewat Program rumah untuk MBR.

Kegiatan ini juga diharapkan mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka mempercepat tercapainya pembangunan kota ke depan di indonesia.

"Kota-kota baru cerdas di Indonesia banyak diprakarsai swasta. Memang bukan hanya kota publik yang dimanage walikota tapi kami swasta salah satu pionir kota-kota baru," tambah Ketua Umum REI Suleman.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini