Image

Langka, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg

Kuntadi, Jurnalis · Minggu 17 September 2017, 19:34 WIB
https img z okeinfo net content 2017 09 17 320 1777741 langka pertamina tambah pasokan elpiji 3 kg v1wbcG9yCf jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

KULONPROGO – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DIY, minta masyarakat tidak panik dengan adanya isu kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang dikenal dengan gas melon. Pertamina telah menambah pasokan gas, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jangan panik, stok ada dan kuota ditambah,” jelas  Koordinator Keagenan LPG 3Kg Kulonprogo Hiswana Migas DIY Taufiqurrakhman, Minggu (17/9/2017).

Baca juga: Harga Elpiji Melon Melambung, Pertamina Tak Bisa Tindak Pengecer Nakal

Kepanikan masyarakat yang berlebihan, kata dia justru memicu kelangkaan gas elpiji. Terbukti ketika ada isu kelangkaan, banyak yang mencari dan memiliki gas dengan jumlah lebih dari satu. Hal inilah menjadikan ketersediaan gas di pangkalan menjadi cepat habis. Berbeda ketika masyarakat membeli dengan normal, stok akan aman.

Menurutnya, kelangkaan gas elpiji yang kerap terjadi tidak lepas dari penyalahgunaan di kalangan masyarakat. Banyak pengusaha yang harusnya menggunakan gas 12 kg memilih menggunakan gas 3 kilogram, dengan alasan lebih murah. Selain itu banyak peternak yang menggunakan gas ini untuk sumber pemanas unggas.

Baca juga: Pertamina Tarik Elpiji 3 Kg Diganti Bright Gas, Apa Benar?

“Di sepanjang pesisir selatan, gas elpiji menjadi sumber bahan bakar untuk mesin diesel. Ini mestinya tidak boleh,” ujarnya.    

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo, Niken Probo Laras menyatakan sudah sering melakukan pantauan di lapangan di tingkat agen dan pangkalan. Mereka juga terus menghimbau masyarakat dengan pendekatan persuasif.

“Gas melon untuk keluarga miskin, tapi banyak keluarga yang mampu menggunakan gas melon,” tuturnya. 

Alokasi gas melon reguler Kulonprogo sebanyak 264.560 tabung atau 30,53 Metrik ton/hari. Penambahan dilakukan secara fluktuatif menjalang idul Adha dengan fakultatif awal bulan persiapan Idul Adha 16.320 tabung atau 1,88 Metrik ton/hari.

Saat ini juga ada penambahan stok fakultatif, baik diperuntukkan setelah Idul Adha, dan setelah libur tahun baru Islam. Total jumlah alokasi 15.680 tabung atau 1,81 Metrik ton/hari. Sehingga, bila ditotal secara keseluruhan, Kulonprogo memiliki alokasi ketersediaan hingga 296.560 tabung atau 34,22 Metrik ton/hari.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini