Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengguna Asuransi Baru 10%, OJK Minta Industri Makin Inovatif

Ulfa Arieza , Jurnalis-Rabu, 27 September 2017 |22:57 WIB
Pengguna Asuransi Baru 10%, OJK Minta Industri Makin Inovatif
Ilustrasi asuransi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pengguna asuransi di Indonesia baru mencapai angka 10%, hanya selisih 1% dari pengguna jasa pegadaian. Angka ini berdasarkan survei dari literasi maupun inklusi keuangan khususnya di sektor asuransi.

Deputi Komisioner OJK Bidang IKNB II M Ichsanuddin mengatakan, kondisi ini harus menjadi cambuk bagi pelaku sektor asuransi untuk meningkatkan kembali penetrasi nasabah.

"Penduduk Indonesia yang memiliki asuransi hanya 10%, atau sama dengan jasa pegadaian selisihnya hanya 1%. Apa iya selamanya kita akan seperti itu," ujar Ichsanuddin di acara Indonesia Insurance Consumer Choice Award 2017 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta, rabu (27/9/2017).

Menurut Ichsanuddin, ada beberapa strategi model yang dapat digunakan oleh pelaku industri asuransi untuk meningkatkan penetrasi nasabah. Menurutnya, pelaku asuransi dapat meningkatkan nasabah melalui captive market.

"Kalau kita mapping sedikit bentuk pengembanganan asuransi di Indonesia untuk pertumbuhan yang cepat saya menemukan beberapa model. Ada berdasarkan model captive market asuransi, itu growh melejit," jelasnya.

"Ada juga yang kombinasi, dia punya captive market, tapi dia juga mencipatakan agent baru. Sehingga growthnya akan berjalan mengalami pertumbuhan yang cukup baik," tambah dia.

Dia melanjutkan, masih ada optimisme di sektor asuransi. Pasalnya, meskipun Indonesia tengah mengahadapi dampak dari ekonomi global, tapi asuransi jiwa masih bisa tumbuh. "Ini perlu riset yang lebih jauh, mungkin kita mulai dari captive market atau agen sudah mulai masuk kampung atau kampus. Jadi begitu ekonomi kita mnegalamai pemulihan kita akan bangkit," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement