Baca juga: Di Usia ke-71, KAI Berharap Bisa Jadi Tulang Punggung Transportasi Nasional
"Jadi ini akan sangat potensial mendorong kegiatan pergerakan barang dan juga perekonomian masyarakat di tiga provinsi tersebut," jelasnya.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara, Amanaj Gappa mengatakan, untuk penyelesaian Jalur Aceh-Riau itu, mereka telah menandatangani kontrak dengan 83 perusahaan konstruksi dan konsultan. Baik itu perusahaan lokal di Sumatera, Aceh dan Riau, maupun perusahaan nasional dan BUMN.
Baca juga: Mantap, Proyek Kereta Trans Kalimantan Mulai Dilirik Investor
Sementara untuk anggaran, dari Rp2,5 triliun yang sudah dikucurkan tahun ini, sekira 50% sudah digunakan. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan konstruksi maupun pengadaan lahan.