Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iklan Senayan City Dijual, Begini Kronologis Versi Century 21

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 29 September 2017 |14:02 WIB
Iklan Senayan City Dijual, Begini Kronologis Versi Century 21
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Beberapa waktu lalu, muncul berita Mall Senayan City akan dijual di situs jual beli properti rumah123.com. Penjualan tersebut diiklankan oleh salah satu agen properti Century 21 Metro dengan harga Rp5,5 triliun.

Namun, Century 21 Metro langsung mengklarifikasi jika mall Senayan city tidaklah dijual. Pihak agen pun bahkan meminta maaf kepada PT Mangala Gelora Perkasa selaku pengelola Mall atas keteledoran yang memasang iklan penjualan Senayan City.

Marketing Associate Century 21 Metro Syafaan meenjelaskan, iklan tersebut muncul berawal ketika dirinya mendapatkan informasi dari salah satu sumber pesan WhatsApp. Tepatnya pada bulan April atau Mei 2017.

Baca juga: Santer Isu Mal Senayan City Dijual, Ini Faktanya!

"Perihal kenapa saya bisa mengiklankan data ini, atau informasi ini. Itu awalnya adalah saya mendapatkan informasi dari salah satu sumber dari media whatsapp aatau pesan whatsapp. Pertama kali di bulan April atau Mei 2017 itu pertama kali saya mendengar bahwa Senayan City dijual waktu itu saya marketing baru dan saya mendengar hal tersebut saya masih cuek," ujarnya dalam acara Konfrensi Pers di Resto Demang, Jakarta, Jumat (29/9/2017).

Kemudian, dirinya kembali melihat iklan pemerintah jual Senayan City di grup WhatsApp agen properti miliknya. "Setelah saya lihat, di beberapa grup yang saya punya ada list yang dipasarkan. Kembali saya tanyakan ke beberapa rekan, dan mengatakan bahwa itu dijual," jelasnya.

Melihat peluang itu dirinya langsung mencoba untuk memasarkan dan meminta kepada pihak admin untuk mengiklankan. Karena menurutnya jika itu valid maka akan memiliki profit yang besar.

Baca Juga: Senayan City Dijual Rp5,5 Triliun, Apa Benar?

"Karena itu, saya mencoba cari peluang untuk selling. Kemudian saya minta admin untuk iklankan," kaya Syafaan.

Kemudian setelah beberapa lama iklan tersebut tayang, baru lah Syafa sadar kalau dirinya belum menghapus iklan tersebut. Karena kehebohan yang terjadi, akhirnya Syafa meminta agar menurunkan penayangan iklan penjualan mal Senayan City.

"Di kemudian hari saya tahu tidak valid, saya tidak mengecek satu-satu iklan yang saya post atau admin post. Ternyata saya baru tahu hari Senin (25/9/2017) bahwa ada yang konfirmasi ke saya mall Senayan City dijual, saya langsung bilang tidak. Dari satu info atau sumber yang saya dapat, itu saya langsung bilang tidak. Saya langsung tanyakan admin, apa iklan sency ada di iklan saya. Ternyata benar. Jadi dari Agustus sampai September ada jenjang waktu. Tapi di rumah123.com itu lalainya saya tidak menurunkan," jelas Syafa.

Baca juga: Muncul Iklan Senayan City Dijual, Wakil Dirut APLN: Agennya Siapa?

"Yang untuk sumbernya kami sedang koordinasi dengan century21 perihal sejauh mana akar sumbernya. Itu kami sedang koordinasikan," imbuhnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement