nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendapatan Agung Podomoro Land Turun 28,5%

Selasa 02 April 2019 13:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 02 278 2038204 pendapatan-agung-podomoro-land-turun-28-5-uksNDDhJuq.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Di tahun 2018, pencapaian kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) di luar ekspektasi investor. Pasalnya, emiten properti ini membukukan penurunan penjualan pendapatan usaha hingga 28,5% menjadi Rp5,03 triliun. Padahal di tahun 2017, APLN masih mencatat pendapatan Rp7,04 triliun.

Baca Juga: Bisnis Properti Lesu, Marketing Sales Agung Podomoro Baru Rp1,94 Triliun

Sekretaris Perusahaan APLN F. Justini Omas mengatakan, penjualan dan pendapatan usaha disumbang oleh penjualan lahan industri senilai Rp1,39 triliun. Penjualan dari pengembangan properti tercatat turun 34,7% dari Rp5,35 triliun menjadi Rp3,49 triliun di akhir 2018. "Sementara pendapatan berulang juga turun 8,9% dari Rp1,70 triliun menjadi Rp1,54 triliun di akhir 2018," kata Justini dilansir dari Harian Neraca, Selasa (2/4/2019).

Kemudian beban pokok penjualan dan beban langsung APLN turun 28% menjadi Rp2,62 triliun pada tahun 2018 dari Rp3,62 triliun di tahun 2017. APLN juga membukukan laba kotor sebesar Rp2,42 triliun pada 2018 atau turun 29,3% dibandingkan Rp3,42 triliun pada tahun 2017. "Di mana termasuk laba kotor dari penjualan lahan industri senilai Rp826,7 miliar," ujar Justini.

grafik

Selain itu, laba komprehensif turun 86,7% dari Rp1,87 triliun pada 2017 menjadi Rp248,2 miliar di tahun 2018. Alhasil laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih turun 94,1% dari Rp1,36 triliun pada tahun 2017 menjadi Rp79,6 miliar pada tahun 2018. "Adapun laba komprehensif dari penjualan lahan industri sebesar Rp788,7 miliar dan dari penjualan Pullman Central Park Hotel sebesar Rp919,4 miliar pada tahun lalu," tambah dia.

Justini juga mengungkapkan bahwa penjualan pemasaran atau marketing sales APLN juga turun 24,4% atau sebesar Rp2,39 triliun di akhir 2018 dari Rp3,16 triliun di akhir 2017. "APLN melakukan penjualan lahan industri tahun lalu senilai Rp1,39 triliun," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini