Share

Naik 2 Kali Lipat, Laba Mark Dynamics Tembus Rp15 Miliar di Semester I

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 02 Oktober 2017 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 02 278 1786834 naik-2-kali-lipat-laba-mark-dynamics-tembus-rp15-miliar-di-semester-i-qhCULaSuu1.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp105,79 miliar untuk semester pertama tahun ini. Dari segi beban pokok penjualan, tahun ini MARK juga membukukan penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar 18% dibandingkan dengan semester I-2016.

Hal ini tentunya berdampak positif terhadap performa finansial Perseroan. Bila dibandingkan dengan semester l-2016, laba comprehensive semester I-2017 meningkat 2 kali lipat menjadi Rp15,74 miliar dari sebelumnya Rp5,8 miliar di semester I-2016

"Capaian ini ditopang dengan improvement di bidang management control yang menyebabkan penurunan ini process rejection, kemudian inovasi mesin produksi dengan menggunakan mesin hi-tech untuk meningkatkan, produktivitas," kata Direktur MARK Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (2/10/2017).

Baca Juga: IPO, Saham Mark Dynamics Indonesia Loncat 49,6%

MARK juga membukukan nilai total aset yang tumbuh 6,4% menjadi Rp181,9 miliar, dan jumlah ekuitas tumbuh 19,52% meniadi Rp96,36 miliar.

Sementara itu, dengan meningkatnya demand sarung tangan nitrile, akan meningkatkan orderan handformer. MARK akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2018 menjadi 530 pcs per bulan, di mana target produksi tersebut merupakan proyeksi target di tahun 2019 akan diterapkan di 2018.

Baca Juga: IPO, Mark Dynamics Siapkan Capex Rp23 Miliar

"Target kami di 2018 terus akan melakukan improvement dengan penambahan mesih hi-tech untuk efisiensi biaya. Untuk mewujudkan hal tersebut, direncanakan akan menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan di Eropa untuk sharing dan improvement skill and technology di bidang R&D dan machinery," tukasnya.

Seperti yang diketahui, belum lama ini MARK melantai di BEI dan menjadi emiten ke 20 yang mencatatkan saham perdana di tahun 2017.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini