Menurut Bambang, tujuan pihaknya membangun kawasan TOD adalah untuk mengubah lifestyle penduduk Indonesia khususnya di kawasan Jabodetabek. Dengan dapat menerapkan aktivitas harian yang ramah lingkungan dan juga efektif serta efisien dari sisi waktu maupun biaya.
"Perumnas pernah hadir sebagai pelopor terciptanya perkembangan area Depok hingga sampai kondisi sekarang ini. Saat ini kami hadir kembali untuk meramaikan pasar property di Depok, lanjutnya. Tidak semata seperti konsep hunian yang menjamur seperti sekarang ini, namun konsep hunian yang terintegrasi dengan transportasi dan dekat dengan pusat perbelanjaan, sarana pendidikan dan lainnya," kata Bambang
Baca juga: Pasang Harga Rp200 Juta, Perumnas Tawarkan Hunian Terintegrasi dengan Stasiun
"Tujuan kami satu adalah mengubah lifestyle penduduk Indonesia, Jabodetabek pada khususnya untuk dapat menerapkan aktivitas harian yang ramah lingkungan, dan juga efektif dan efisien di sisi waktu dan biaya. Sehingga waktu luang dengan keluarga tercinta lebih banyak didapat, tambahnya," imbuhnya
Sebagai informasi, hunian ini rencananya akan dibangun empat tower dan bisa menampung 3.693 unit hunian dengan lahan seluas 27.706 m2 dan nilai investasi Rp1,45 triliun. Sekitar 25 % dari jumlah hunian memang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.