Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada! Saham-Saham E-Commerce China Sudah Mulai Bubble, Mulai Alibaba hingga JD

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Jum'at, 06 Oktober 2017 |17:18 WIB
Waspada! Saham-Saham <i>E-Commerce</i> China Sudah Mulai <i>Bubble</i>, Mulai Alibaba hingga JD
Pendiri Alibaba Jack Ma. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Booming start up dan teknologi baru membuat saham-saham e-commerce mengalami kenaikan tinggi. Namun, beberapa investor memperkirakan kenaikan yang terjadi sudah terlalu tinggi terutama yang bermarkas di China.

Saham raksasa E-commerce Alibaba (BABA) kini memiliki lebih dari dua kali lipat, dan perusahaan internet Tencent (TCEHY) telah naik lebih dari 80%. Nama besar lainnya seperti Baidu (BIDU) dan JD.com (JD) telah melonjak sekira 50%.

Sementara saham teknologi papan atas di Silicon Valley, kalah dengan rekan mereka di China. Saham Facebook (FB, Tech30) naik hanya 46% tahun ini, dan Amazon (AMZN) hanya sekira 30%.

"Saham teknologi China sudah pasti memasuki wilayah gelembung," kata pendiri hedge fund Hong Kong Valkyria Kapital Niklas Hageback, seperti dilansir dari CNN, Jumat (6/10/2017).

"Sebagian besar sektor teknologi tampaknya terlalu dihargai," tambah dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement