Tanjung Priok Jadi Pelabuhan Internasional, Dirut Pelindo II: Bukan Sekedar Angan-Angan

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 20:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 10 320 1792848 tanjung-priok-jadi-pelabuhan-internasional-dirut-pelindo-ii-bukan-sekedar-angan-angan-SV7f8FLhph.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengharapkan Pelabuhan Tanjung Priok bisa menjadi pelabuhan transhipment terbesar di antara negara kawasan Asia Tenggara. Bahkan pemerintah berharap Pelabuhan Tanjung Priok bisa menjadi pelabuhan berkelas Internasional.

Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Elvyn G. Masassya menilai keinginan pemerintah untuk menjadikan pelabuhan Tanjung Priok berkelas Internasional bukan angan-angan semata. Apalagi pelabuhan Tanjung Priok telah memiliki fasilitas memadai untuk menjadi pelabuhan transhipment.

Baca juga: Jadi Pelabuhan Transhipment Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar

"Saya juga ingin menceritakan keinginan Pak Menteri untuk Priok menjadi transhipment port itu bukan sekedar angan," ujarnya dalam acara Indonesian CEO Talk 'Dampak Integrasi Pelabuhan dan Logistik Terhadap Perekonomian Indonesia' di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (10/10/2017)

Ditambah lagi saat ini Pelabuhan Tanjung Priok tengah memperbaiki pelayanan dan jasa di pelabuhan. Baik dari sisi jasa, sistem, fasilitas hingga infrastruktur.

"Kami menyiapkan suatu roadmap bagaimana menjadi worls class port dan didalamnya termasuk menjadikan salah satu pelabuhan kita yaitu Tanjung Priok untuk menjadi transhipment port," jelasnya.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan di Pelabuhan, Menhub: Kita Coba Seminggu Full Tanjung Priok Dibuka

Menurut Elvyn, untuk menjadi pelabuhan kelas dunia juga dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dari mulai regulator dalam hal ini pemerintah serta para stakholder yang berada di industri pelabuhan.

“Dukungan dari pemerintah sangat dibutuhkan, termasuk dukung dari perusahaan pelayaran, pemilik kargo, dan pelabuhan Indonesia lainnya. Sehingga IPC terus melakukan pendekatan, langkah demi langkah untuk melibatkan semua pemangku kepentingan,” jelasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini