Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menteri PUPR Pastikan BUMN Tak Monopoli Proyek, Ini Hitungannya

Trio Hamdani , Jurnalis-Kamis, 12 Oktober 2017 |14:31 WIB
Menteri PUPR Pastikan BUMN Tak Monopoli Proyek, Ini Hitungannya
Foto: Trio/Okezone
A
A
A

"Bahkan Waskita Karya hanya mau di atas Rp300 miliar. PTPP hanya mau Rp150 miliar ke atas. Waskita fokus di tol, PP fokus di investasi. Jadi jelas ya hanya 24% yang di atas Rp100 miliar," terangnya.

Baca Juga: Strategi Turunkan Harga Sembako di Papua, PPI Utak-atik Rute Pengiriman Barang

Basuki pun mengungkapkan data, bahwa dari 11.910 paket kontraktual BUMN dengan nilai investasi sebesar Rp81,7 triliun, porsi terhadap proyek senilai lebih dari Rp100 miliar sebesar 24,41%. Untuk proyek Rp50 miliar-Rp100 miliar sebesar 17,61%. Selanjutnya untuk proyek senilai Rp5 miliar-Rp50 miliar sebesar 44,17% dan proyek Rp5 miliar sebesar 13,81%.

Artinya, proyek infrastruktur dengan nilai investasi yang lebih kecil kebanyakan digarap oleh perusahaan menengah swasta nasional. Sebab, BUMN porsinya lebih banyak di proyek-proyek bernilai besar atau Rp100 miliar ke atas, yang jika ditangani oleh swasta akan membebani sisi keuangan kontraktor swasta.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement