Image

Besok Presiden Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol Baru di Medan, Berapa Tarifnya?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 12 Oktober 2017, 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 12 320 1794052 besok-presiden-jokowi-resmikan-2-ruas-tol-baru-di-medan-berapa-tarifnya-uJTJFKUUPA.jpg Foto: Antara

JAKARTA - Presiden Jokowi dijadwalkan akan meresmikan pengoperasian dua ruas tol Trans Sumatra pada hari Jumat (13/10/2017), yakni tol Binjai-Medan seksi 2 dan 3 (Helvetia-Binjai) sepanjang 10,46 km dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) seksi 2-6 (Parbarakan-Sei Rampah) sepanjang 41,65 km.

Pengoperasian ini sempat mundur dari rencana awal yakni pada 10 Oktober 2017. Kedua tol ini sebelumnya sudah sempat dibuka pada Juni 2017 untuk mendukung arus lalu lintas mudik Lebaran 2017.

Pembangunan jalan Tol Medan-Binjai menelan biaya investasi sekira Rp1,76 triliun. Tol ini digarap oleh PT Hutama Karya (Persero).

Baca juga: Jajal Tol Medan-Binjai, Menhub: Jangan Lupa Sediakan Lapak UMKM di Rest Area

Sementara itu, pembangunan jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dengan biaya investasi sebesar Rp4,07 triliun. Tol ini terbagi menjadi tujuh seksi. Seksi 1-6 sepanjang 52,85 km yang terbentang dari Tanjung Morawa hingga Sei Rampah. Sementara, Seksi 7 Sei Rampah-Tebing Tinggi ditargetkan rampung pada April 2018 karena masih terkendala pengadaan lahan yang melewati kawasan permukiman.

Jika seluruh ruas tersebut dapat diselesaikan, maka panjang jalan tol tersebut akan mencapai 61,72 km dan akan terkoneksi dengan tol Belawan, Medan, dan Tanjung Morawa (Belmera). Untuk diketahui, pemegang konsesi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi adalah konsorsium PT Jasa Marga Kualanamu Tol.

"Semua sudah siap 100% termasuk rambu, marka jalan, dan infrastruktur pendukung jalan tol juga telah dipasang sempurna," ujar Menteri PUPR Basuki belum lama ini.

Baca juga: Hore! Pembebasan Tanah Rampung, Tol Medan-Binjai Beroperasi Sebelum Natal

Basuki menyampaikan, tol ini semakin memperkuat struktur kawasan perkotaan metropolitan Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo sebagai metropolitan terbesar ketiga terbesar di Indonesia. Sekaligus menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional di bagian barat seperti kawasan industri Medan, Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkae, serta akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba karena akan terkoneksi dengan Tol Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat.

Sementara, pembangunan dilakukan melalui skema kerjasama pemerintah dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT). Pemerintah memberikan dukungan berupa konstruksi Seksi 1 Simpang Tanjung Morawa-Simpang Perbarakan (7,5 km) dan Seksi 2 Simpang Perbarakan-Kualanamu (7,05 Km) dengan anggaran sebesar Rp1,4 triliun.

Baca juga: Hampir Selesai! Begini Perkembangan Tol Trans Sumatera Ruas Medan-Binjai

Untuk tarif tol Medan-Binjai, sesuai Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang dilakukan pada Maret 2015, jika nanti dioperasikan pada tahun 2017, maka tarif yang akan dikenakan adalah sebesar Rp750 per km. Jika melihat panjang tol Helvetia hingga Binjai mencapai 10,6 km, maka tarif untuk kendaraan golongan satu dengan jarak terjauh sekira Rp7.845.

Sementara itu, tarif Kualanamu-Sei Rampah berkisar Rp30.950 untuk kendaraan golongan satu dengan jarak terjauh. Hal ini berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang telah ditandatangani pada Januari 2015, tarif yang akan dikenakan untuk golongan I pada ruas ini adalah Rp744/km (tahun 2017).

Panjang jalan tol di Indonesia hingga tahun 2014 sendiri mencapai 780 km. Kehadiran tol ini akan meningkatkan konektivitas untuk memperlancar distribusi dan menurunkan biaya logistik barang dan jasa.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini