Share

Wacana Syariah Stock Exchange, Dirut BEI: Konsepnya Harus Saling Melengkapi

Ulfa Arieza, Jurnalis · Minggu 29 Oktober 2017 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 29 278 1804650 wacana-syariah-stock-exchange-dirut-bei-konsepnya-harus-saling-melengkapi-rMB5wdI5Dc.jpg Direktur Utama BEI Tito Sulistio

DUBAI - Wacana pengembangan syariah stock exchange telah mengemuka. Ide ini keluar atas prakarsa Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Direktur Utama BEI Tito Sulistio memaparkan, pihaknya siap terlibat dalam pembentukan pengelola pasar modal syariah tersebut.

Dia menjelaskan, pendirian syariah stock exchange bisa dilakukan siapa saja. Hanya saja, Tito memggarisbawahi, jika BEI terlibat, maka prosesnya akan jauh lebih mudah dan cepat.

"Secara teoritis, 9 bulan bisa jalan. Itu di luar teknis. Syaratnya, ada BEI yang bantu," kata dia, Minggu (29/10/2017).

Baca Juga: Sambangi Dubai Financial Market, Dirut BEI: Ini Satu-satunya Syariah Stock Exchange di Dunia

Selain itu, keterlibatan BEI juga akan memberikan dampak positif lainnya. Yakni, pasar modal syariah akan menjadi terencana dan tertata.

Pasalnya, syariah stock market, jika jadi dibesut oleh BEI, maka akan mengusung konsep saling melengkapi atau komplementer.

Baca Juga: Ke Dubai Financial Market, Bos BEI Dorong Terciptanya Sinergi Pasar Modal Syariah

"Bukan saling bersaing seperti dulu (seperti era Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya)," ungkap dia.

Tito berpendapat, jika memang nanti terbentuk, Syariah stock exchange akan sangat positif jika berada di Jawa Timur. "Bisa mengincar investor syariah yang ada di Jawa Timur," tutup dia. (ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini