Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wah, Lapangan Jangkrik Akan Tingkatkan Produksi Gas hingga 5%

Antara , Jurnalis-Selasa, 31 Oktober 2017 |15:14 WIB
Wah, Lapangan Jangkrik Akan Tingkatkan Produksi Gas hingga 5%
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

KUTAI KARTANEGARA - Fasilitas produksi gas Lapangan Jangkrik di area fasilitas penerimaan darat (onshore receiving facility/ORF) milik Eni Muara Bakau mampu meningkatkan produksi gas nasional 5%.

"Lima persen itu sekitar 4 juta dolar AS untuk penghematan anggaran," kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amin Sunaryadi usai meresmikan fasilitas tersebut di Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa.

 Baca juga: Dibangun Selama 3,5 Tahun, Menteri Jonan Resmikan Lapangan Gas Jangkrik

Target lifting atau produksi gas siap jual 2017 adalah 6.440 MMscfd dan realisasi pada kuartal tiga ini adalah 6.367 MMscfd. Untuk lifting minyak dan gas realisasinya adalah 1.934 Mboepd.

Proyek ini mencakup lapangan Jangkrik dan Jangkrik North East yang terletak di blok Muara Bakau, Cekungan Kutai, di perairan laut dalam Selat Makassar. Produksi itu dihasilkan melalui sepuluh sumur bawah laut yang terhubung dengan FPU Jangkrik dan telah mencapai 600 juta kaki kubik per hari (mmscfd) atau setara dengan 100,000 barel setara minyak per hari (boed).

Baca juga: Realisasi Triwulan III-2017, Kementerian ESDM : Target Lifting Migas Sesuai Target

Keberhasilan proyek ini dirasa signifikan untuk menambah pasokan gas dalam negeri dan memenuhi target (produksi gas siap jual) lifting gas bumi pada tahun 2017 sebesar 1,15 juta barrel setara minyak per hari, dan 2018 sebesar 1,2 juta. Pemerintah menargetkan peningkatan penggunaan gas di dalam negeri. Tahun 2017 alokasi gas di dalam negeri sebesar 62 persen.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement