“Tarifnya kemahalan, mending naik kereta Commuter Line, Bogor-Jakarta hanya Rp6.000, kemudian dari Stasiun Kota Jakarta naik busway hanya Rp3.500 kalau ke Plaza Senayan, sudah pasti juga kapan sampainya. Sedangkan ini meskipun lewat tol dan selama uji coba dikawal, tetap tak ada jaminan waktu karena sekarang saja tol di Jakarta sudah sering macet,” ungkap Supriyanto, 45, warga Baranangsiang Indah, Bogor Timur, Kota Bogor, saat ditemui di kawasan Stasiun Bogor, kemarin. Lain halnya dengan Viniyanti, 35, warga Tanah Sareal, Kota Bogor, yang ditemui di pool bus Damri Mall Botani Square.
Dia mengaku sengaja ingin menjajal bus premium ini karena memang tempat yang ditujunya sesuai layanan trayek. “Bagi saya tak terlalu murah tarif Rp35.000, yang terpenting bisa langsung sampai di Senayan. Cukuplah dengan fasilitasnya. Saya juga nggak perlu repot- repot bawa mobil sendiri, selain harus terjebak macet, juga parkirnya di sana cukup ribet,” katanya. Dari pantauan, memasuki Gerbang Tol (GT) Jagorawi, lalu lintas masih terpantau lancar. Adapun titik kemacetan pertama terjadi ketika bus memasuki wilayah Gunung Putri. Menurut salah satu kernet Damri, Hendri, kemacetan tersebut bisa mencapai 10 kilometer.
Namun, dengan adanya bantuan pengawalan dari voorijder, bus bisa terus menerobos kemacetan tersebut. Bus akhirnya bisa menembus kemacetan di sana. Namun, tak lama berselang bus dihadang kemacetan lagi ketika memasuki tol dalam kota. Mulai dari GT Cililitan hingga keluar GT Semanggi, lalu lintas pun terpantau macet dan kadang padat merayap. Bus pun kembali bisa menerobos kemacetan dengan bantuan voorijder. Setelah itu, bus yang kami tumpangi menyusuri Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, U-Turn, Jalan Pintu Gelora 1, Jalan Asia Afrika, dan berhenti di jalan akses sentral Senayan sebagai titik akhir tepat pukul 08.00 WIB.
Sebelumnya bus Transjabodetabek premium yang melayani rute Bekasi Barat-Senayan juga resmi beroperasi pada September 2017 lalu. Pada hari pertama, penumpang bus dikenakan tarif sebesar Rp15.000. Pada hari berikutnya, tarifnya naik Rp5.000 sehingga setiap penumpang dikenakan biaya Rp20.000. Ada tujuh halte yang dilayani bus premium tersebut. Ketujuh halte tersebut adalah Halte Komdak, Halte Polda Metro Jaya, Halte GBK, Halte Bundaran Senayan, Halte FX, Halte Plaza Senayan, dan Halte Semanggi. Sementara pada jam sibuk, bus beroperasi mulai dari pukul 05.45-06.30 WIB dari Bekasi.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.