Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Groundbreaking Pipa Gas Duri-Dumai, Bukti Sulitnya Sinergi PGN dan Pertamina

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 13 November 2017 |15:37 WIB
<i>Groundbreaking</i> Pipa Gas Duri-Dumai, Bukti Sulitnya Sinergi PGN dan Pertamina
Foto: Feby Novalius/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi tuan rumah peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pipa gas Duri-Dumai dan penandatangan perjanjiaan jual beli dan transportasi gas. Groundbreaking ini pun sebagai bentuk sinergi Pertamina dengan Perusahaan Gas Negara (PGN) itu sulit.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar sedikit menceritakan alasan pemilihan ESDM sebagai tempat groundreaking dan kesulitan melakukan pembangunan pembangunan pipa gas Duri-Dumai.

"Kilas balik dulu masalah pipa Duri-Dumai. Pipa ini sudah lama mau dibangun, tapi keputusan gak selesai-selesai. Yang akhirnya diputuskan beberapa minggu lalu. Kesulitan pertama adalah bagaimana sinergi PGN dan Pertamina,"ujarnya, di Ruang Sarulla, Gedung Sekjen ESDM, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Dia menerangkan, kesulitan sinergi PGN dan Pertamina karena kedua perusahaan negara ini harus sama-sama unntung. Hal ini seperti Pasal 22 UU BUMN bahwa mereka harus mencari keuntungan.

"Sinergi itu ternyata sulit, misalnya saja dalam memutuskan lokasi groundbreaking. Di mana Pertamina maunya di Dumai, PGN maunya di Duri. Inilah yang menjadi alasan, di mana musyawarah akhirnya diputuskan di ESDM,"tuturnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement