Image

Pemerintah Ingin Terbangkan Pesawat N219 ke Amerika Selatan

ant, Jurnalis · Rabu 15 November 2017, 11:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 15 320 1814358 pemerintah-ingin-terbangkan-pesawat-n219-ke-amerika-selatan-gI9VMgLWXp.jpg Pesawat N219. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mulai menyasar pasar Amerika Selatan untuk menjual pesawat N219 produksi PT (Persero) Dirgantara Indonesia yang dinamai Nurtanio. Namun, sebelum produksi berjalan, terlebih dahulu harus ada perjanjian antarpemerintah yang akan menjual dan membeli.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso di Jakarta, Rabu, mengatakan penetrasi pasar dimulai dari Meksiko, kemudian akan terus menyebar ke Guatemala, El Salvador dan Belize. "Setelah Meksiko, akan dibuat penetrasi pasar ke Guatemala, El Salvador dan Belize," katanya.

Dia mengatakan pemerintah Indonesia dan Pemerintah Mexico sudah sepakat kerja sama sektor penerbangan antarkedua negara melalui proses penandatanganan Bilateral Airworthines Agreement antara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dengan Directorate General of Civil Aeronautics Republic Mexico.

Perjanjian kerjasama tersebut disampaikan pada acara Forum Konsultasi Bilateral ke-6 Indonesia-Mexico yang diselenggarakan di Mexico tanggal 10-12 November. Perjanjian kerja sama tersebut terkait dengan Perjanjian Layanan Udara antara Pemerintah RI dan Meksiko, di mana kedua belah pihak menjadi bagian dari Konvensi Penerbangan Sipil Internasional yang dibuka dan ditandatangani di Chicago pada 7 Desember 1944.

Baca Juga: Di Hari Pahlawan, Jokowi Beri Nama Pesawat N219

Selain itu, kerjasama tersebut juga berisikan kesepakatan untuk saling mempromosikan layanan udara internasional dan untuk membangun layanan terjadwal antara masing-masing wilayah serta memastikan tingkat keselamatan dan keamanan tertinggi dalam layanan udara internasional.

"Mexico adalah mitra penerbangan bilateral yang penting bagi Indonesia. Untuk itu, sangat perlu melakukan kerjasama pengakuan sistem kelaikudaraan antar kedua negara ini, agar hubungan kita lebih baik lagi dan menguntungkan kedua negara di masa mendatang," ujar Agus.

Menurut Agus, ada potensi bagus bagi Indonesia untuk menjadikan Mexico dan negara-negara sekitarnya sebagai pasar penerbangan, salah satunya adalah untuk penjualan pesawat N219 produksi PT. Dirgantara Indonesia kepada Promotora Aerospacial El Paso (PAEP) Mexico .

PAEP yang merupakan perusahaan Mexico bekerjasama dengan Pemerintah Negara Bagian Chihuahua untuk mengembangkan regional airline untuk menghubungkan kota-kota di seantero Meksiko dan Amerika Serikat.

"Dengan rencana pembelian oleh Mekico dan negara-negara lain terhadap produk dari PTDI, maka sebelumnya harus dilakukan penyesuaian airworthines antara kedua negara. Untuk itulah kita lakukan kerja sama ini dengan Mexico dan negara-negara lain nantinya," ujar Agus.

Baca Juga: Pesawat N219 Telah Hidupkan Kembali Lapan yang Tertidur 40 Tahun

PTDI yang diwakili anak perusahaan IPTN North America dengan PAEP sedang dalam penandatanganan kesepakatan dan pembuatan kerangka kerja lanjutan. Dengan penandatanganan FOA tersebut diharapkan dapat mendorong penjualan 30 pesawat N219 di Mexico dalam kurun waktu lima tahun mendatang.

Selain itu, IPTN North America juga telah mencapai kesepakatan sekaligus menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Light Blue. S.A. (Aero Resource Energy) Guatemala pada 8 Mei 2017 lalu.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini