Menteri Sofyan: Inflasi Tidak Akan Pengaruhi Harga Tanah

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 03 470 1824434 menteri-sofyan-inflasi-tidak-akan-pengaruhi-harga-tanah-YejQhdCs1k.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera mengumumkan angka inflasi November 2017. Adapun target inflasi 2017 yang patok pemerintah adalah sebesar 4,5% minus 1%.

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mengatakan pihaknya mengaku optimis angka inflasi yang ditargetkan oleh pemerintah bisa tercapai. Pasalnya, sepanjang tahun ini pemerintah bisa menekan angka inflasi dibawah angka 4%.

Hal tersebut tidak terlepas dari harga pangan yang terkendali sepanjang tahun ini. Bahkan pada event-event penting seperti hari raya hingga puasa sekalipun.

"Saya enggak tahu angka terakhir . Tapi yang jelas pemerintah ini sudah berhasil menekan angka inflasi ke angka yang mangeble dan apa namanya selama ini kan sekitar 4% atau kurang," ujarnya saat ditemui Okezone di Jakarta.

Baca juga:

Inflasi Terjaga, Kenapa Daya Beli Masyarakat Belum Membaik?

Timbulkan Ketidakpastian, Inflasi Tinggi Akan Hambat Investasi Produktif


Sofyan mengatakan, inflasi tidak akan mempengaruhi naik turunnya harga tanah. Karena naik turunnya harga tanah dipengaruhi oleh ada atau tidaknya proyek yang dikerjakan.

Meski begitu, dirinya akan terus menekan harga tanah agar tidak mengalami kenaikan yang di luar batas wajar. Hal itu bertujuan agar proyek-proyek pembangunan baik dari pemerintah maupun swasta bisa terus berjalan.

"Harga tanah harus kita kontrol tapi sekarang belum dimasukan atau dikaitkan dalam variabel yang menilai inflasi dan inflasi tidak mempengaruhi harga tanah," jelasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini