Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia 10 Negara dengan Iklim Investasi Migas Terburuk, Arcandra: Harusnya Dikoreksi

Ulfa Arieza , Jurnalis-Jum'at, 08 Desember 2017 |12:41 WIB
Indonesia 10 Negara dengan Iklim Investasi Migas Terburuk, Arcandra: Harusnya Dikoreksi
Wamen ESDM Arcandra Tahar. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Fraser Institute yang bertajuk Global Petroleum Survey 2017 mencatat Indonesia menempati posisi 92 dari 97 negara yang disurvei. Hasil riset lembaga asal Kanada ini menempatkan Indonesia pada kelompok 10 negara dengan iklim investasi minyak dan gas (migas) terburuk.

Adapun faktor yang membuat penilaian buruk terhadap iklim investasi Indonesia meliputi dua hal. Pertama, adanya perpajakan yang dipungut pada masa eksplorasi. Kedua, skema kontrak bagi hasil juga dinilai kurang menguntungkan bagi investor.

Namun, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar hasil survei itu perlu ditelaah kembali. Pasalnya, eksplorasi atau kegiatan pencarian cadangan migas dibebaskan dari pajak.

"Jelas jelas sudah tahu bahwa tidak ada pajak eksplorasi. Gross split peraturannya dalam peraturan perpajakannya tidak ada. Harusnya itu kan dikoreksi," tegas Arcandra di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (8/12/2017).

Baca Juga: Arcandra Minta Dunia Usaha Sabar Tunggu Kepastian PP Pajak Gross Split

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement