Image

BBM Satu Harga, Warga Enggano Nikmati Premium dan Solar dari Rp15.000 ke Rp6.450

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 Desember 2017, 19:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 08 320 1827503 bbm-satu-harga-warga-enggano-nikmati-premium-dan-solar-dari-rp15-000-ke-rp6-450-ObTccL3sXM.jpg Foto: Yohana Artha Uly/Okezone

BENGKULU - Masyarakat di Pulau‎ Enggano Bengkulu Utara, akhirnya dapat menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis ‎Premium dan Solar subsidi dengan harga yang jauh lebih murah.

Hal ini dampak dari hadirnya lembaga penyalur BBM satu harga di Enggano yang telah diresmikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada hari ini.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Erwin Hiswanto‎ mengatakan beroperasinya lembaga penyalur BBM satu harga di Pulau Enggano membuay masyarakat bisa menikmati harga Premium dan Solar Subsidi dengan harga lebih murah sehingga diharapkan mampu mendorong perekonomian di Pulau Enggano.

‎"Kami berkomitmen untuk mewujudkan BBM satu harga, agar masyarakat merasakan harga BBM yang sama" ujar Erwin di Bengkulu, Jumat (12/8/2017).

Baca juga: Resmikan 4 Penyalur BBM Satu Harga, Menteri Jonan: Kami Akan Buat Aturan hingga ke Pengguna Langsung

Sebelumnya Premium dan Solar berubsidi di Enggano dibanderol bisa mencapai Rp 10.000 per liter hingga Rp 15.000 per liter. Kini setelah terdapat lembaga penyalur BBM satu harga maka mengikuti ketentuan pemerintah, yaitu Premium sebesar Rp 6.450 per liter dan Solar sebesar Rp 5.150‎ per liter.

"‎Dengan adanya BBM satu harga, mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Kementerian ESDM dan Pertamina Resmikan Lembaga Penyalur BBM Satu Harga di Pulau Enggano

Erwin menyatakan untuk di Pulau Enggano, Pertamina memasok BBM sebanyak 30 kilo liter (KL) per bulan, dengan porsi Premium 85% dan Solar bersubsidi 15%. Hal ini dikarenakan masyarakat di Enggano lebih banyak mengonsumsi Premium dibandingkan Solar.

"Kita mulai dari volume yang sama kita pernah kirim yaitu 30 KL, kita akan lihat perkembangannya, kalau kurang akan kita tambah sesuai permintaan. Dikirim sebulan sekali kita harapkan cukup, tapi seminggu sebelum habis kita kirim lagi ," jelasnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini